Sambutan Upacara Bendera HUT RI-79, Masyarakat Anggana di Landa Hujan Lebat

- Publisher

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kegiatan dalam penyambutan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana (Suarautama.id)

Foto: Kegiatan dalam penyambutan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana (Suarautama.id)

Suarautama, ANGGANA – Kegiatan upacara penyambutan HUT RI-79 di dalam pelaksanaan sempat di landa insiden hujan saat penaikan pengibaran bendera pada Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Petugas upacara maupun siswa-siswi mengalami basah di sekujur pakaian saat pelaksanaan upacara bendera yang tetap di laksanakan di Lapangan MTQ Anggana.

Foto: Kegiatan dalam penyambutan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana (Suarautama.id)

Pelaksanaan ini di mulai pada pukul 08.00 WITA pagi hari hingga saat pelaksanaan upacara telah resmi di selesaikan menjelang siang hari di area setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di lihat dari pejuang-pejuang kita lebih terdahulu, walaupun hujan melanda, panas terik matahari mereka tetap menyalakan jiwa bangsa mereka saat memperjuangkan kemerdekaan indonesia, tinggal yang masih muda maupun yang menikmati hari tua mengikuti jejak para pejuang terdahulu”, ujar Hamrullah, sebagai perwira upacara (17/8/2024).

BACA JUGA :  Enam Warga Sipil Tewas dalam Insiden Kekerasan Di Kabupaten Dogiyai

Dari pelaksanaian kegiatan upacara, untuk tahun ini mengalami peningkatan sekitar 30 % dari keseluruhan sekolah tingkat kecamatan yang ikut hadir dalam pelaksanaan upacara kemerdekaan.

Foto: Kegiatan dalam penyambutan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana (Suarautama.id)

Kegiatan di ikuti dari persiapan pasuakan, di lanjut dengan pengibaran bendera merah putih, lalu penghormatan terhadap pahlawan, dan di lanjut dengan pelaksanaan penutupan dari acara kegiatan.

Peserta upacara terpaksa harus tetap lanjuti dalam kegiatan yang di tekani turunnya hujan saat kegiatan pelaksanaan upacara.

BACA JUGA :  Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei 2026

Hamrullah juga menjelaskan bahwa kegiatan upacara di laksanakan seperti biasa pengibaran serta penurunan bendera merah putih di lanjutkan dengan doa-doa saat kegiatan upacara berlangsung.

Adapun organisasi-organisasi yang turut hadir dalam kegiatan pelaksanaan bendera ialah PMI, LPM, PADUKA, maupun organisasi kewilayahan kecamatan dan desa yang lain ikut serta di dalam pelaksanaan upacara.

Foto: Kegiatan dalam penyambutan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana (Suarautama.id)

“Untuk sekolah yang hadir bahkan dari luar kecamatan turut menyemarakkan berjalannya kegiatan dan menjadi pusat utama dalam padatnya upacara”, kata Akmar, selaku dari kepala sekolah SD 016 Kecamatan Anggana (17/8/2024).

BACA JUGA :  Warga Desa Lubuk Birah Bongkar Dugaan PETI Ilegal, Nama Kades dan Ketua TPK Disorot

Dari peserta yang hadir di dalam pelaksanaan upacara di perkirakan mampu mencakup ratusan siswa dalam kegiatan upacara yang berlangsung di Kecamatan Anggana.

Upacara ini mengikuti dalam sambutan HUT RI-79 yang menjadi rutinitas wajib yang di adakan di kecamatan dalam penyambutan hari kemerdekaan.

Foto: Kegiatan dalam penyambutan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana (Suarautama.id)

“Kedepannya pasti akan lebih baik, dari segi penyediaan alat, marching band, penyediaan alat medis, maupun dalam membuat pelaksanaan kegiatan kedepannya lebih maju lagi”, pungkasnya.

Semangat tinggi peserta upacara baik masyarakat dalam menyaksikan dan ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan upacara HUT RI-79 di Kecamatan Anggana.

Penulis : Gusti Restu

Sumber Berita: Jurnalis Suarautama

Berita Terkait

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Berita Terbaru