171.379 Rumah Rusak, Dompet Dhuafa Targetkan Bangun 1.000 Rumtara bagi Penyintas Bencana Sumatra

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompet Dhuafa resmikan 5 unit Rumtara pertamanya di Tamiang Kota (Ajeng Dini Utami/SUARA UTAMA)

Dompet Dhuafa resmikan 5 unit Rumtara pertamanya di Tamiang Kota (Ajeng Dini Utami/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Aceh Tamiang – Badan Penanggulangan Bencana Nasional telah merilis sebanyak 171.379 unit rumah rusak bahkan hancur dalam bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerpa wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Menanggapi hal tersebut, Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan 1.000 Rumah Sementara (Rumtara) untuk penyintas bencana di Sumatra.

Pembangunan 1.000 Rumah Sementara akan berlangsung secara bertahap dan akan dibangun tersebar di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dompet Dhuafa menargetkan di bulan Januari ini bisa merampungkan sebanyak 200 unit meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Sebagai langkah pemulihan (recovery) pada Rabu (31/12/2025), Dompet Dhuafa meresmikan lima unit Rumtara pertamanya di Tamiang Kota, Kabupaten Aceh Tamiang.

Setelah itu, pembangunan bertahap akan segera menyusul ke wilayah Pidie Jaya, dan titik-titik lainnya di Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Rumtara tersebut akan berdiri di lahan bekas rumah masing-masing penerima manfaat dengan ukuran bangunan 4,8 x 4,8 meter.

Pembangunan akan dilakukan terutama bagi para penyintas bencana yang sudah lebih dari sebulan tinggal di pengungsian.

“Alhamdulillah Dompet Dhuafa hari ini telah merampungkan beberapa unit hunian sementara yang kami beri nama Rumtara (Rumah Sementara) yang kami targetkan bisa tercapai sebanyak 1.000 unit dalam satu tahun kedepan,” kata Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, dalam keterangannya.

“Oleh karena itu, kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, mitra-mitra kebaikan, dan donatur untuk dapat mendukung terwujudnya target pembangunan 1.000 unit RUMTARA ini,” lanjutnya.

“Dan hari ini, Rabu (31/12/2025), kita sekaligus resmikan berjalannya program 1.000 Rumtara untuk Sumatra,” ucapnya.

Harapannya Rumtara ini menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi penyintas yang bersiap menata kembali hidup, terutama memasuki fase pemulihan (recovery).

“Melalui Rumtara, Dompet Dhuafa ingin menghadirkan lebih dari sekadar bangunan fisik. Kami ingin menghadirkan harapan, bahwa setelah bencana, masih ada masa depan yang bisa diperjuangkan,” jelas Ahmad.

“Dan untuk calon penerima manfaat, kita prioritaskan kepada lansia yang rumahnya hancur tak bisa dipakai
kembali, janda maupun yatim, termasuk ustadz/guru honorer,” lanjutnya.

Program Rumtara dan Fasilitas Pendukungnya

Rumtara adalah salah satu program pemulihan Dompet Dhuafa dalam penanganan bencana di Sumatra.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga merencanakan set up fasilitas pendukung area Rumtara, seperti Sumur atau Air, Listrik, Taman Bermain, Mushola, dan fasilitas lainnya.

Di bidang Kesehatan juga direncanakan reaktivasi Klinik atau Faskes, Pos Medis, Pos Gizi, Layanan Difabel.

Bidang Pendidikan akan dilakukan Sekolah Ceria, Bantuan Dukungan Pendidikan atau School Kit, Sekolah Darurat, Renovasi Sekolah, Komunitas Pendidikan Pembelajaran Darurat.

Pemulihan Ekonomi juga akan dilakukan dengan melakukan perbaikan sektor usaha, Cash for Work, Modal Usaha (Mufakat).

Tidak hanya itu, Dompet Dhuafa juga terus menyiapkan kebutuhan air bersih dengan mobil tanki air, mushola darurat, renovasi masjid, dan layanan servis motor gratis.

BACA JUGA :  Pameran SI Expo Connect 2025 Tampilkan Ragam Produk Lokal dan Inovasi UMKM Daerah

Berdasarkan Laporan Aksi Tim Respon Disaster Management Center Dompet Dhuafa sebelumnya, Dompet Dhuafa telah melakukan respon darurat dari hari pertama bencana terjadi, hingga hari ini.

Sejak bencana terjadi di akhir November 2025, Dompet Dhuafa sudah berada di lokasi, melakukan pertolongan terhadap penyintas, dan pencarian korban yang terdampak.

Dompet Dhuafa juga menggulirkan program bantuan dengan beragam cara untuk mencapai lokasi, baik melalui darat, laut, hingga udara.

Salah satunya dengan menyalurkan bantuan via udara, dengan membawa tiga ton bantuan menyasar wilayah terpencil di Takengon, Aceh Tengah, dengan bantuan mitra dari MK Skin, Dricha, dan Melanin Hero yang membiayai pesawat untuk mengirimkan bantuan.

Sementara itu, Dompet Dhuafa bersama Food Station menggulirkan bantuan 60 ton untuk disalurkan melalui jalur laut menuju Belawan, Medan, yang nantinya akan didistribusikan ke titik pengungsian baik di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Tidak hanya itu, Dompet Dhuafa juga mengirimkan 75 ton ke Aceh melalui jalur darat dari donasi cabang-cabang Dompet Dhuafa melalui jalur lintas Provinsi Riau.

Seluruh ragam program Dompet Dhuafa yang terealisasi, tidak terlepas dari kolaborasi mitra kebaikan, baik corporate, brand, komunitas, personal, hingga organisasi lainnya.

Sejumlah tokoh hingga influencer juga ikut ambil bagian untuk Sumatra, seperti Ria Ricis, Chiki Fawzi, Benu Boeloe, Marcella Zalianti, dan lainnya. Juga keterlibatan dari brand, seperti MAKUKU, Paragon, Purela, dan puluhan brand lainnya.

Sementara komunitas seperti Parfi 56, MBloc, YouthRanger, Ngamen Untuk Sumatra bersama NdarBoy Genk hingga Is Pusakata, Panji Sakti, Hadad Alwi, dan kolaborator lainnya ikut ambil bagian.

Dari respon yang bergulir, per 30 Desember 2025, Dompet Dhuafa telah menyampaikan amanah donatur dan menjangkau 117.386 penerima manfaat di tiga Provinsi.

Melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa sudah evakuasi korban sebanyak 226 jiwa.

Menyiapkan makanan siap saji untuk 11.765 jiwa, layanan dapur umum menyasar 54.608 jiwa, pos hangat untuk 13.570 jiwa, sebanyak 1.236 aksi bersih, dan 550 layanan dapur keliling.

Membuka layanan pos wifi untuk 2.184 jiwa, menyiapkan paket sembako untuk 5.814 jiwa, pendistribusian air bersih untuk 4.790 jiwa, pendistribusian non logistik sebanyak 1.928 jiwa, menyiapkan 49 taman ceria.

Selain itu, program Kesehatan, membuat 24 layanan refleksi, layanan 501 kesehatan produksi, layanan psychological first aid untuk 1.079 jiwa, layanan kesehatan keliling 4.378 jiwa, pendistribusian kebutuhan bayi, ibu dan lansia sebanyak 1.899 jiwa, corner gizi untuk 2.162 jiwa, dan layanan ambulans.

Tak hanya itu, juga mendirikan layanan gerai cuci dengan 901 jiwa, pendistribusian pangan mencapai 7.208 jiwa, paket higiene kit 2.020 jiwa, lalu paket school kit 171 jiwa, paket kitchen kit untuk 66 jiwa, paket family kit untuk 30 jiwa, dan paket muslim kit untuk 225 jiwa.

Penulis : Tim Dompet Dhuafa Pusat

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:14

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terbaru