Tujuh Warga Hanyut di Lowo Koke, Tiga Ditemukan Meninggal, Empat Masih Hilang

- Publisher

Selasa, 9 September 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban banjir Lowo Koke yang berhasil dievakuasi sementara disemayamkan di Puskesmas Mauponggo.

SUARA UTAMA,Mauponggo – Banjir bandang yang melanda Lowo Koke, Kecamatan Mauponggo, kembali memakan korban. Enam warga asal Desa Sawu dan satu warga asal Rega, Kecamatan Boawae, dilaporkan hanyut terseret derasnya banjir pada Selasa (9/9/2025).

Hingga saat ini, tiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Mereka adalah seorang ayah bersama bayi berusia lima bulan asal Desa Sawu, serta seorang perempuan asal Rega. Ketiga jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Mauponggo untuk penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Royalti Tambang Diduga Naik Awal Juni 2026, Pemerintah Pastikan Berlaku untuk Nikel hingga Batubara

Salah satu warga Sawu yang ikut melakukan evakuasi menceritakan, dirinya bersama beberapa rekan berusaha mencari korban di lokasi kejadian. “Kami hanya berhasil mengevakuasi tiga mayat. Saat ini semuanya masih berada di Puskesmas Mauponggo. Empat lainnya belum ditemukan,” ungkapnya.

Empat korban yang masih hilang diketahui terdiri dari seorang ayah bersama anaknya yang berusia 10 bulan, serta seorang ibu dengan anaknya yang berusia sekitar 1 tahun. Tim pencarian bersama warga setempat terus berupaya menyisir lokasi banjir.

BACA JUGA :  Keluhan Pelanggan Meningkat, Warga Ingatkan Masyarakat Lebih Selektif Memilih Layanan Internet Rumah

Selain korban jiwa, banjir bandang ini juga mengakibatkan kerugian besar. Puluhan hektar sawah rusak dan puluhan ternak milik warga hanyut terseret banjir. Total kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai miliaran

rupiah.

Penulis : Severinus Je Raga

Sumber Berita: Suara utama

Berita Terkait

Sorotan untuk Kopdes
Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian
Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Berita ini 280 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:51 WIB

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:03 WIB

Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:02 WIB

Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WIB

Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:51 WIB