Sekolah Rakyat: Tempat Anak Keluarga Rentan Bertumbuh dan Bermimpi

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA – Di tengah kondisi sosial dan ekonomi yang tidak merata, banyak anak dari keluarga rentan menghadapi keterbatasan dalam akses pendidikan, kesehatan mental, ruang bermain, dan stimulasi tumbuh kembang yang layak. Sekolah formal sering kali tidak mampu menjangkau atau menjawab kebutuhan spesifik mereka. Di sinilah Sekolah Rakyat: Rumah Tumbuh Anak hadir—sebagai ruang alternatif berbasis komunitas yang memberikan tempat bagi anak-anak dan keluarganya untuk belajar, bertumbuh, dan bermimpi akan masa depan yang lebih baik.

Visi : Mewujudkan lingkungan aman, hangat, dan mendukung bagi anak-anak dari keluarga rentan agar mereka dapat tumbuh secara utuh—secara kognitif, emosional, sosial, dan spiritual—dengan dukungan penuh dari keluarga dan komunitas.

Misi

  • Menyediakan ruang belajar informal yang berbasis nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan keberdayaan.
  • Memberikan pendidikan alternatif yang kontekstual, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan anak-anak rentan.
  • Menguatkan peran keluarga dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
  • Menumbuhkan semangat solidaritas sosial dan budaya gotong royong dalam komunitas.

Nilai-Nilai Utama

  • Inklusif: Terbuka untuk semua anak tanpa diskriminasi latar belakang sosial, ekonomi, atau budaya.
  • Partisipatif: Melibatkan orang tua, relawan, dan komunitas dalam proses pembelajaran dan pengelolaan.
  • Berbasis Kasih dan Empati: Setiap anak dipandang sebagai pribadi unik yang layak dihormati dan dicintai.
  • Mandiri dan Kontekstual: Kurikulum disesuaikan dengan kondisi lokal, kebutuhan anak, dan potensi komunitas.

Apa yang Diberikan Sekolah Rakyat Ini?

  1. Ruang Belajar Alternatif

Belajar dengan pendekatan yang fleksibel dan kreatif: menggambar, membaca, menulis, bermain peran, belajar lewat alam, dan berbagai metode belajar aktif lainnya.

  1. Pendampingan Psikososial Anak dan Keluarga
BACA JUGA :  Keluarga Andre Hariyanto Meriahkan Super Camp dan Silaturahmi Nasional di Kota Kembang Bandung

Dukungan emosional dan mental bagi anak-anak maupun orang tuanya, khususnya dalam menghadapi trauma, stres, dan tekanan kehidupan.

  1. Pendidikan Keluarga dan Parenting

Kelas dan diskusi untuk orang tua tentang pengasuhan berbasis kasih, membangun komunikasi sehat, dan mengembangkan lingkungan rumah yang mendukung tumbuh kembang anak.

  1. Pemberdayaan Orang Tua

Kegiatan ekonomi kreatif atau pelatihan keterampilan sederhana untuk mendorong kemandirian keluarga rentan.

  1. Gerakan Komunitas Peduli Anak

Mengajak warga sekitar menjadi bagian dari perubahan—baik sebagai relawan, pendukung, maupun sahabat anak-anak di lingkungan mereka.

Mengapa Ini Penting?

Bagi anak-anak dari keluarga rentan, mimpi sering kali menjadi hal yang mewah. Terlalu cepat mereka dipaksa menghadapi kerasnya hidup, kehilangan waktu bermain, dan kesempatan belajar yang bermakna. Sekolah Rakyat Rumah Tumbuh Anak ingin mengembalikan hak-hak dasar mereka: hak untuk merasa aman, didengar, dipahami, dan diberi ruang untuk tumbuh sesuai potensinya.

Dampak yang Diharapkan

  • Anak-anak memiliki rasa percaya diri dan motivasi untuk belajar dan berkembang.
  • Terbentuknya ikatan emosional yang sehat antara anak dan keluarga.
  • Komunitas lokal tumbuh menjadi lingkungan yang lebih peduli dan suportif terhadap tumbuh kembang anak.
  • Terbangunnya ekosistem pendidikan alternatif yang tangguh, berkelanjutan, dan berbasis nilai.

Kesimpulan dari Sekolah Rakyat: Tempat Anak-Anak Keluarga Rentan Bertumbuh dan Bermimpi bukan hanya tentang ruang belajar, tetapi tentang menghadirkan harapan. Ini adalah rumah kedua, tempat anak-anak belajar mengenal dunia—dengan penuh rasa aman, kasih, dan keberanian untuk bermimpi besar. Karena setiap anak, dari latar belakang apa pun, berhak untuk tumbuh dan meraih masa depan yang ia cita-citakan.

Berita Terkait

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:14

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terbaru