Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela

- Writer

Senin, 22 Juli 2024 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parkir Liar di Purbalingga -
suarautama.id 22/7

Parkir Liar di Purbalingga - suarautama.id 22/7

SUARA UTAMA, Purbalingga – Praktik parkir liar semakin meresahkan warga Purbalingga, dengan keluhan mengenai ketidakjelasan tarif dan minimnya penertiban dari pihak berwenang. Menurut laporan terbaru, parkir tanpa bukti karcis menjadi hal umum di hampir semua tempat keramaian di kota ini.

Pedagang kecil juga merasakan dampaknya yang signifikan. Banyak di antara mereka mengeluhkan penurunan omset akibat pembeli yang membatalkan transaksi setelah sulitnya menemukan tempat parkir yang resmi.

Baca juga : Juru Parkir Liar : Ikhlas atau Terpaksa ?

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Razza, seorang warga setempat, mengeluhkan bahwa biaya parkir sering kali tidak proporsional dengan layanan yang diberikan. “Saya beli es teh seharga 2500, tapi kadang harus bayar parkir 2000,” ujarnya.

Menurut Slamet, pedagang cilok, parkir liar juga mengakibatkan banyak calon pembeli yang akhirnya memilih untuk tidak jadi membeli. “Ini sangat mengganggu usaha kami,” katanya.

BACA JUGA :  Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal: Pikap Masuk Saluran Irigasi di Kutasari Purbalingga

Hingga saat ini, tindakan dari dinas terkait masih minim. Belum ada upaya konkret dalam menanggulangi masalah ini, meninggalkan masyarakat dan para pelaku usaha kecil terombang-ambing dalam situasi yang semakin memburuk.

Para pedagang, seperti Kuseri yang menjual gorengan, bahkan terpaksa menurunkan harga barang mereka untuk menutupi biaya tambahan yang harus dibayar pembeli untuk parkir. “Ini jelas merugikan kami,” ucapnya dengan nada kecewa.

Keadaan ini menunjukkan perlunya intervensi serius dari pihak berwenang untuk mengatur ulang sistem parkir di Purbalingga, sehingga dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dan membantu memulihkan kepercayaan konsumen terhadap usaha lokal.

Penulis : Dedi Widiyanto

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambal Sulam Hanya berumur Sekitar 6 Bulan Sudah Kembali Berlobang Ruas Jalan Klenang Kidul – Pesawahan. 
Hari Keempat Idul Fitri, Tempat Wisata di Lamongan Padat Pengunjung
Di Duga Ketua Ormas Jadi Korban Ledakan Petasan, Keluarga Korban Terkesan Menutup nutupi.
Pastor Marthen E Kuayo Pr Resmi Melantik 6 Akolit Baru di Idakebo
Pastor Marten Kuayo Pimpin Misa 50 Tahun Katekis,Penerima Krisma Dan Hut 17 Tahun Paroki
Oknum Petugas Menggunakan Mobil Dinas Patroli TNBTS di Duga Membiarkan Wisatawan Masuk Laut Pasir Bromo Saat Wisata Gunung Bromo di Tutup. 
Administrator Diosesan Timika Resmikan Rumah Pastoran Santo Yohanes Rasul Di Idakebo
Momen Id-Fitri, Pesantren Al-Firdaus Matas dirikan Koperasi Pondok Pesantren (KOPOTREN)
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 12:41 WIB

Tambal Sulam Hanya berumur Sekitar 6 Bulan Sudah Kembali Berlobang Ruas Jalan Klenang Kidul – Pesawahan. 

Jumat, 4 April 2025 - 07:32 WIB

Hari Keempat Idul Fitri, Tempat Wisata di Lamongan Padat Pengunjung

Kamis, 3 April 2025 - 09:28 WIB

Di Duga Ketua Ormas Jadi Korban Ledakan Petasan, Keluarga Korban Terkesan Menutup nutupi.

Rabu, 2 April 2025 - 12:13 WIB

Pastor Marthen E Kuayo Pr Resmi Melantik 6 Akolit Baru di Idakebo

Rabu, 2 April 2025 - 10:18 WIB

Pastor Marten Kuayo Pimpin Misa 50 Tahun Katekis,Penerima Krisma Dan Hut 17 Tahun Paroki

Selasa, 1 April 2025 - 18:52 WIB

Oknum Petugas Menggunakan Mobil Dinas Patroli TNBTS di Duga Membiarkan Wisatawan Masuk Laut Pasir Bromo Saat Wisata Gunung Bromo di Tutup. 

Senin, 31 Maret 2025 - 16:41 WIB

Administrator Diosesan Timika Resmikan Rumah Pastoran Santo Yohanes Rasul Di Idakebo

Senin, 31 Maret 2025 - 12:07 WIB

Momen Id-Fitri, Pesantren Al-Firdaus Matas dirikan Koperasi Pondok Pesantren (KOPOTREN)

Berita Terbaru