Nama Satar Kembali Mencuat: Penampung Emas Ilegal di Tanjung Ilir Tabir Diduga Beroperasi Bebas

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penampung hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Tabir kembali menjadi sorotan. Meski sebelumnya sempat diberitakan dan mendapat perhatian publik, penampungan emas ilegal di wilayah ini diduga kembali beroperasi tanpa rasa gentar sedikitpun terhadap Aparat Penegak Hukum (APH).

Fenomena maraknya penadah emas ilegal ini dinilai menjadi salah satu pemicu terus bertahannya praktik PETI di daerah tersebut. Keberadaan penampung membuat para penambang ilegal semakin mudah menjual hasil aktivitas yang jelas melanggar hukum itu.

Pada Kamis (4/12/2025), tim media ini kembali melakukan penelusuran lapangan.

 Dari hasil pantauan, sejumlah penadah tampak masih bebas beroperasi. Salah satunya diduga milik seorang pria bernama Satar di Desa Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, yang terlihat tetap menjalankan aktivitas pemurnian emas tanpa hambatan.

Sebelumnya, media ini juga pernah mengungkap keberadaan lokasi penadahan yang diduga milik Satar tersebut. Namun, hingga kini, aktivitas itu justru terlihat semakin terbuka dan seolah-olah kebal dari tindakan hukum.

BACA JUGA :  Menarik, Ayam dan Seafood Pawon Humaira Menjadi Kuliner Idaman Masyarakat Slawi Tegal

Dari pengamatan di lokasi, proses pembakaran emas ilegal berjalan tanpa gangguan. Kegiatan yang seharusnya ditindak tegas itu tampak berlangsung aman-aman saja. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa aktivitas tersebut nyaris tidak tersentuh oleh APH.

Seorang pekerja PETI—sebut saja “Jadul”—mengakui bahwa ia sudah lama menjual hasil tambang ilegalnya ke tempat penampungan tersebut.

“Iya bang, penampung emas di Tanjung Ilir itu punya bang Satar. Sudah lama dio jadi toke bakar emas, dak pernah kena razia. Entah apo bekingnyo, gelap-gelap bae, tapi dio masih terus bakar di dalam situ,” ungkapnya.

Dugaan pembiaran ini semakin memperkuat pertanyaan publik: siapa sebenarnya yang berada di balik keberanian para penadah emas ilegal sehingga mereka tampak tak tersentuh hukum?

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru