Lagi, Aktivitas PETI Milik Tanto di Desa Mensango Terus Berlanjut dan Tak Gentar Razia

- Publisher

Sabtu, 28 Juni 2025 - 16:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Mensango, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin, Jambi diketahui semakin marak. Pemilik usaha ilegal ini, yang dikenal dengan nama Tanto, seakan tidak gentar menghadapi razia dari aparat kepolisian yang telah beberapa kali dilakukan. Kegiatan ini tidak hanya ilegal, tetapi juga menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.

Penduduk setempat mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh penambangan tersebut. “Sungai yang dulunya jernih kini mulai keruh, dan beberapa lahan pertanian juga terkena dampak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :  Kapolres Bitung Pimpin Upacara Taptu Jelang HUT RI ke-81BITUNG 

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini di lapangan mendapati jika Penambangan Emas Tanpa Izin di Desa Mensango tersebut adalah milik seseorang bernama Tanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya ini Dompeng punya Tanto bang,” Ucap salah satu pekerja kepada awak media (28/6/25).

BACA JUGA :  PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Upaya penertiban oleh pihak berwenang tampaknya belum berhasil menekan aktivitas penambangan ilegal ini. Menurut sumber internal, tantangan dalam upaya penegakan hukum ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk keterbatasan sumber daya aparat dan perlawanan dari pihak pelaku penambangan.

Sementara itu, Hingga saat ini belum ada upaya yang serius dari Pemerintah Kabupaten Merangin untuk memberantas penambangan liar dan diharapkan segera merencanakan langkah-langkah lanjutan, termasuk peningkatan patroli dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

BACA JUGA :  Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat

Kasus ini menjadi perhatian serius, baik bagi pemerintah maupun masyarakat, mengingat dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkannya terhadap kelestarian lingkungan dan kualitas hidup penduduk sekitar. Para aktivis lingkungan sempat menyerukan agar tindakan tegas segera diambil sebelum kerusakan yang lebih parah terjadi.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya
Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine
Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media
UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Mutasi Polda Jambi, Iptu Dimas Wahyu Dipercaya Isi Posisi PS Kasat Reskrim Polres Merangin
Lapas Bangko Bersama TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:25 WIB

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 September 2026 - 14:12 WIB

Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 21:28 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media

Minggu, 20 September 2026 - 00:50 WIB

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/