SUARA UTAMA, Probolinggo – Menjelang akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026, petani desa watupanjang kecamatan krucil kabupaten Probolinggo Jawa Timur kebingungan. pupuk bersubsidi (Phonska dan urea) di kios UD, Anugerah Krucil habis. Diduga pupuk bersubsidi habis sejak sekira tanggal 21 Desember 2025 sehingga Koata pupuk bersubsidi petani hangus. 26/12/2025.
Oleh karenanya, akibat keterlambatan memupuk tanaman. Maka tanaman petani desa watupanjang kecamatan krucil terancam akan mengalami pertumbuhan terhambat, hasil panen menurun drastis, bunga rontok, buah tidak optimal, tanaman mudah terserang hama dan penyakit.
Petani asal desa watupanjang kecamatan krucil “ML” kepada awak media mengatakan. Bahwa petani di desa nya kebingungan dengan kosong nya pupuk bersubsidi di kios UD, Anugrah Krucil. Menurutnya, jika tanaman terlambat di pupuk, maka hasil nya tidak akan maksimal.
“Kami bingung, kami mau beli pupuk sekira tanggal 21 Desember 2025. Namun, di kios UD, Anugrah Krucil kosong baik Urea maupun Phonska. katanya Koata pupuk bersubsidi sudah hangus harus menunggu bulan Januari 2026. Jadi, tanaman kami terancam gagal panen. “Katanya.
Sementara “RL” oknum pemilik kios UD, Anugrah Krucil,saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap. Perihal kosong nya pupuk bersubsidi tersebut. Ia membenarkan dan mengaku koata milik nya masih ada. Namun, pupuk di gudang sudah habis sehingga petani harus menunggu tahun 2026.
“Ya, Kendalanya pupuk di gudang Phonska nya sudah habis. padahal kuota saya Phonska masih ada. seandainya saya KLO Ponska masih ada di kios, gak bisa Salur aplikasi, sudah di tutup dua hari yang lalu. berarti petani tidak bisa ngambil nunggu 2026. Ya sama urea jugak gitu mas tidak bisa salur nunggu tahun 2026. “Jawab nya.
Penulis : Ali Misno






