Jumat Terakhir Ramadhan: Refleksi Ketangguhan Bu Mariama, Janda 5 Anak yang Viral Bergelantungan di Laut Demi Berjualan

- Publisher

Jumat, 28 Maret 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI

Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI

Oleh : Mohammad Muhajir*

SUARA UTAMA – Ramadhan hampir berlalu, meninggalkan jejak refleksi mendalam bagi siapa saja yang menyaksikan perjuangan hidup di sekitarnya. Salah satunya adalah kisah inspiratif Bu Mariama, seorang janda dengan lima anak yang viral karena keberaniannya bergelantungan di tali di atas laut demi menjajakan roti di kapal KM Tidar.

Aksinya yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial bukan hanya menunjukkan semangat pantang menyerah, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan seorang ibu dalam mencari nafkah. Di tengah keterbatasan, Bu Mariama tetap berjuang dengan cara yang halal, menghadapi ombak dan risiko besar demi sesuap nasi untuk anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisah ini begitu menggugah hati hingga menarik perhatian M. Sandiaga Uno, tokoh nasional yang juga seorang pengusaha muda. Ia bahkan menginstruksikan timnya untuk mencari keberadaan Bu Mariama guna memberikan bantuan langsung. Ini menjadi bukti bagaimana semangat kerja keras dan ketulusan dalam berjuang bisa mengetuk hati banyak orang, termasuk figur publik.

BACA JUGA :  Statement Kontradiktif, Oknum Sekda Ketua Pansel Calon Direktur Perumdam Tirta Argapura Terindikasi Melanggar Undang Undang 

Ikhtiar Iman Maksimal: Kunci Pertolongan Allah

Menurut konsep Pola Pertolongan Allah (PPA) yang digagas oleh Reza Rendy, keajaiban sering kali muncul saat seseorang mengerahkan Ikhtiar Iman Maksimal. Bu Mariama adalah contoh nyata bagaimana seseorang yang berjuang dengan ikhlas, sabar, dan tawakal akan mendapatkan pertolongan Allah dari arah yang tidak disangka-sangka.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. At-Talaq: 2-3)

BACA JUGA :  Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Kisah Bu Mariama bukan sekadar cerita perjuangan hidup, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi kita semua, terutama di penghujung Ramadhan. Apakah kita sudah berusaha dengan maksimal dalam kehidupan kita? Apakah kita benar-benar bertawakal kepada Allah setelah berikhtiar?

Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

Viralnya kisah Bu Mariama menggerakkan hati banyak orang. Beberapa pihak mulai menggalang donasi untuk membantu meringankan beban hidupnya. Termasuk inisiatif dari Sandiaga Uno yang ingin mencari dan membantu Bu Mariama. Ini mengingatkan kita bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga momen untuk meningkatkan kepedulian sosial.

Dalam hadits disebutkan:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.”

(HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni)

Kita bisa meneladani semangat kerja keras Bu Mariama dengan cara kita masing-masing. Jika kita tidak berada dalam posisi yang sama, setidaknya kita bisa ikut berkontribusi dengan membantu mereka yang membutuhkan.

BACA JUGA :  Kembali terjadi kebakaran dijalan Poros labanan, teluk bayur.

Jumat Terakhir Ramadhan: Saatnya Merenung dan Bertindak

Jumat terakhir di bulan Ramadhan selalu menjadi momentum spesial. Bagi yang selama ini masih ragu dalam berusaha, kisah Bu Mariama adalah cambuk motivasi. Bagi yang diberi kelapangan rezeki, inilah saatnya berbagi lebih banyak.

Semoga keteladanan Bu Mariama menginspirasi kita semua untuk terus berikhtiar dengan iman yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Sebab, di balik setiap perjuangan yang tulus, ada pertolongan Allah yang selalu siap datang pada waktu yang tepat.

 

*Penulis : Agen Pola Pertolongan Allah (PPA), Penulis dan Founder Sekolah Anak Ajaib👉

Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI
Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI

https://bioqu.id/SekolahAnakAjaib

Penulis : Mohammad Muhajir

Editor : Redaksi Suara Utama

Sumber Berita: Berbagai sumber

Berita Terkait

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru