Jamaah Antusias Hadiri Pengajian Isra Miraj 1447 H di Masjid Arrahman Batuputih

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makan bersama usai  Pengajian Isra Miraj di serambi Masjid Arrahman Batuputih usai salat Jumat berjamaah (Muhazir Syukur/SUARA UTAMA)

Makan bersama usai Pengajian Isra Miraj di serambi Masjid Arrahman Batuputih usai salat Jumat berjamaah (Muhazir Syukur/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Timor Tengah Selatan – Jamaah antusias mengikuti kegiatan Pengajian Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dilaksanakan di Masjid Arrahman Batuputih, Desa Oebobo, Kec. Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Acara tersebut dilaksanakan usai salat Jumat berjamaah di Masjid  dengan menghadirkan pembicara Ustadz M. Irfanuddin Luqman yang juga sebagai khotib salat Jumat.

Biasanya kegiatan Isra Miraj dilaksanakan malam hari, namun untuk Masjid Arrahman yang memiliki jamaah dari berbagai lokasi yang jauh, seperti lokasi dengan jarak 5 km, 10 km, dan 20 km.

Sehingga dilaksanakan ketika hari Jumat, usai melaksanakan salat Jumat agar memudahkan jamaah dalam menghadiri kegiatan, yaitu salat Jumat langsung dilanjutkan dengan pengajian.

Jamaah yang hadir berasal dari beberapa kecamatan, seperti Kec. Batuputih, Kec. Amanuban Selatan, Kec. Mollo Selatan, hingga dari Kec. Takari yang juga sedang melaksanakan kegiatan di Masjid Arrahman.

“Terima kasih atas keterlibatan semua tim yang sudah menyukseskan acara ini, di mana menyiapkan segalanya demi terselenggaranya kegiatan pengajian Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H,” kata Muhammad Ilyas selaku Pengurus Masjid sekaligus Imam di Masjid Arrahman Batuputih pada Jumat (16/01/2026).

Kisah Isra Miraj Rasulullah

Sementara itu, Ustadz M. Irfanuddin Luqman dalam materi yang disampaikan membahas tentang kisah Isra Miraj yang dimulai dengan ujian bertubi-tubi yang dialami oleh Nabi Muhammad.

BACA JUGA :  Boentuka Dilanda Banjir, ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS Beri Bantuan

Ujian dimulai dengan tahun kesedihan (Amul Huzni) yaitu wafatnya istri beliau Khadijah Binti Khuwailid dan juga pamannya Abu Thalib yang selama ini menjadi pendukung dalam dakwahnya.

Selain itu, ada juga penolakan kaum Qurasiy terhadap dakwah Nabi termasuk boikot bahkan siksaan fisik.

“Periode ini merupakan ujian yang paling berat bagi Nabi Muhammad SAW. hanya bisa diatasi dengan ketabahan dan tentunya dukungan dari Allah SWT. yang kemudian Allah anugerahkan mukjizat Isra Miraj sebagai penghiburnya,” lanjutnya.

Ustadz Irfanuddin juga menyinggung tentang kondisi Isra Miraj yang sekiranya kita hidup di zaman Nabi, maka bisa jadi kita juga menjadi bagian dari orang-orang yang meragukan peristiwa tersebut, karena peristiwa itu di luar logika manusia.

“Waktu itu orang-orang mencemooh Nabi Muhammad atas peristiwa tersebut, akan tetapi reaksi Abu Bakar menyatakan bahwa jika Nabi Muhammad berkata demikian, maka itu adalah benar, karena beliau adalah orang yang jujur dan amanah. Atas dasar itulah beliau diberi gelar Ash Shiddiq, karena pembenaran total terhadap peristiwa Isra Miraj,” tutupnya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama persiapan menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan.

Lalu, dilanjutkan dengan makan bersama dengan semua jamaah di serambi Masjid dengan aneka menu lokal yang memang dibawa oleh ibu-ibu Majelis Taklim Arrahman Batuputih.

Penulis : Muhazir Syukur

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 
Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis
Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar
PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul
KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:31

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:31

Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:30

Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33

Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06

Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:46

KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:38

PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?

Berita Terbaru