Festival Kopi Lumajang Siap Digelar, Angkat Potensi Kopi Lokal dan Dukung UMKM

Jumat, 6 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Freill Reborn dan Pamflet Acara 'Festifal Kopi Lumajang.

Foto : Freill Reborn dan Pamflet Acara 'Festifal Kopi Lumajang.

SUARA UTAMA.ID, LUMAJANG – Perkumpulan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-Alun Kabupaten Lumajang akan menggelar Festival Kopi Lumajang di area Alun-Alun Utara pada akhir pekan mendatang (7/6/2025). Acara ini diselenggarakan sebagai ajang promosi kopi lokal sekaligus dukungan nyata terhadap pelaku UMKM, khususnya pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan alun-alun.

Guntur Nugroho, pendamping Perkumpulan Paguyuban PKL Alun-Alun Kabupaten Lumajang, menyampaikan bahwa acara ini sudah dimulai sejak malam Minggu, 31 Mei 2025 lalu.

“Festival ini pertama kali digelar pada 31 Mei lalu dan akan terus kami adakan setiap malam Minggu. Harapannya, bisa menjadi ruang kreatif dan ekonomi yang konsisten bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal,” ujar Guntur, Kamis (5/6).

Guntur Nugroho, Pendamping Perkumpulan Paguyuban PKL Alun-Alun Kabupaten Lumajang, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk memperkenalkan salahsatu kekayaan sumber daya alam Lumajang, terutama komoditas kopi yang menjadi bagian sumber daya alam unggulan daerah Lumajang.

BACA JUGA :  Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

“Lumajang dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkualitas, seperti kopi dari kawasan Pasrujambe. Selain itu, daerah seperti Tempursari, Pronojiwo, dan Candipuro juga dikenal sebagai sentra penghasil kopi. Bahkan, Kopi Luwak Organik menjadi salah satu komoditas unggulan dari wilayah ini,” ujar Guntur, Kamis (5/6).

Acara ini akan menampilkan berbagai stan UMKM yang menawarkan ragam jenis kopi khas Lumajang. Untuk memeriahkan suasana, akan ada pertunjukan musik akustik dari grup lokal Freill Reborn, serta sesi live karaoke yang bisa diikuti oleh masyarakat, diiringi langsung oleh musik akustik.

Menariknya, Guntur menambahkan bahwa Festival Kopi Lumajang direncanakan akan menjadi acara rutin yang digelar setiap malam Minggu di area Alun-Alun Lumajang.

BACA JUGA :  Bukti Kejanggalan Di serahkan, Integritas, Akuntabilitas dan Profesionalitas ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan 

“Harapan kami, acara ini bisa terus berlanjut setiap malam Minggu dengan dukungan semua pihak. Mungkin ke depan bisa dikembangkan dengan melibatkan berbagai produk lokal lain dari Kabupaten Lumajang, serta menghadirkan konsep dan pengisi acara yang berbeda-beda,” ungkapnya.

“Dengan adanya festival ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal produk lokal sekaligus menciptakan daya tarik hiburan baru di malam minggu untuk warga Lumajang,” tambahnya.

“Festival ini bukan hanya untuk promosi kopi lokal, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di area alun-alun. Sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat Lumajang, khususnya pada malam Minggu,” tambah Guntur.

BACA JUGA :  Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas
Foto ; Pendukung Acara "Festival Kopi Lumajang.
Foto ; Pendukung Acara “Festival Kopi Lumajang.

Festival ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Lumajang, Perkumpulan Paguyuban PKL Alun-Alun Lumajang, Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) DPD Kabupaten Lumajang, Forum Membangun Desa (FORMADES) DPC Kabupaten Lumajang, Griya Agung Berdaya, serta Media Suara Utama Biro Lumajang.

Dengan semangat kolaborasi ini, Festival Kopi Lumajang diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat identitas daerah, meningkatkan perekonomian lokal, serta menjadi alternatif hiburan yang positif bagi masyarakat.

Festival Kopi Lumajang diharapkan menjadi ikon baru kegiatan ekonomi kreatif dan hiburan rakyat, sekaligus mendorong kemajuan UMKM di Kabupaten Lumajang.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Lumajang.

Penulis : Hadi

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI
DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan
Bapelkum Bitung Pastikan Pelatihan Berdampak Nyata, Evaluasi Kompetensi ASN di Kanwil Kemenkum Sulsel

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:56

GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:47

DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu

Berita Terbaru