Dua Pekon di Pulau Tabuan Tanggamus, Memukau oleh Alam, Terisolasi oleh Jaringan Telekomunikasi

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Karang Buah dan Kuta Karang Pulau Tabuan yang sangat indah. Foto : Koleksi Pribadi Nafian Faiz. SUARA UTAMA.ID.

Pantai Karang Buah dan Kuta Karang Pulau Tabuan yang sangat indah. Foto : Koleksi Pribadi Nafian Faiz. SUARA UTAMA.ID.

SUARA UTAMA, Tanggamus– Pesona alam dan pantai di pekon Karang Buah dan Kuta Karang, Pulau Tabuan, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Lampung sangat memukau dengan pasir putih, kerikil, dan batu karang alami yang berpadu dengan deburan ombak Samudra Hindia.

Meski keindahan alamnya luar biasa, kedua pekon ini masih terisolasi dari akses komunikasi yang memadai. BTS mini yang dibangun pemerintah, setahun lalu rusak, sehingga warga tidak bisa mengakses komunikasi, bahkan untuk sekedar panggilan suara.

Bila harus telpon, warga terpaksa harus melakukan perjalanan ke pekon tetangga, Sawang Balak atau Suka Banjar untuk mendapatkan sinyal. Bukhori, seorang guru di Karang Buah, harus menempuh perjalanan selama 20 menit, naik-turun gunung menuju Pantai Sawang Balak untuk mengakses internet. “Ini tuntutan profesi, saya harus membuat laporan dan mengisi aplikasi, tapi di sini tidak ada akses internet,” keluh Bukhori.

Aminah, ibu rumah tangga dengan anak dan cucu di perantauan- bahkan dua anaknya sudah berkeluarga di luar Negeri- juga merasa kesulitan karena tidak ada jaringan komunikasi. “Rasanya ingin bisa telepon anak dan cucu sambil lihat muka mereka, pasti bisa mengobati rasa kangen, walau berjauhan” ujarnya Kamis (14/11/2024).

BACA JUGA :  Kepala Kampung Idakotu Serahkan Beasiswa kepada Siswa SMKN 1 Dogiyai

Menunggu pembangunan BTS baru dirasa tidak praktis dan memakan biaya besar. Oleh karena itu, warga berharap pemerintah pekon Karang Buah dan Kuta Karang dapat bekerja sama dengan penyedia layanan internet lokal, seperti PT. Tunas Link Indonesia, yang sudah menghadirkan WiFi di pekon Suka Banjakh dan Sawang Balak sejak Juli lalu.

Pengadaan WiFi dengan menggunakan Dana Desa dianggap sebagai solusi cepat dan terjangkau. Dengan biaya sekitar 25 hingga 30 juta per kampung sudah  dapat di akses seluruh warga pekon.

Keberadaan internet ini akan sangat membantu warga dalam pekerjaan, pendidikan, dan komunikasi dengan keluarga juga hiburan. Warga berharap solusi ini segera terealisasi agar mereka tak lagi terisolasi dari dunia luar.

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik
KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya
Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:05

KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:24

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:49

Pengelolaan Air Bersih Desa Paras Menjadi Sorotan, Diduga tidak berpayung hukum 

Berita Terbaru

Fhoto saat kegiatan peringatan 1 abad hari lahir Nahdalatul Ulama Tanggamus

Berita Utama

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:20