Akuntansi dan Kepatuhan Pajak: Duet Penting dalam Menjaga Integritas Bisnis

- Publisher

Senin, 17 November 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi para pelajar di era klasik yang sedang mempelajari naskah dan perhitungan, menggambarkan bahwa konsep akuntansi dan kepatuhan pajak telah menjadi bagian penting dari peradaban sejak masa lampau. Seperti halnya praktik modern saat ini, akuntansi tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga transparansi, integritas, dan ketertiban sistem ekonomi.

Ilustrasi para pelajar di era klasik yang sedang mempelajari naskah dan perhitungan, menggambarkan bahwa konsep akuntansi dan kepatuhan pajak telah menjadi bagian penting dari peradaban sejak masa lampau. Seperti halnya praktik modern saat ini, akuntansi tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga transparansi, integritas, dan ketertiban sistem ekonomi.

SUARA UTAMA – Surabaya, 17 November 2025 – Di tengah dinamika dunia usaha yang semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas, akuntansi dan kepatuhan pajak muncul sebagai dua elemen yang saling melengkapi dalam menjaga integritas bisnis. Perusahaan dari berbagai sektor menyadari bahwa pengelolaan laporan keuangan yang akurat dan kepatuhan pajak yang tepat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari strategi keberlanjutan usaha.

 

Fondasi Transparansi dan Tata Kelola

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan keuangan menjadi instrumen utama dalam mengukur kesehatan perusahaan. Tanpa akuntansi yang baik, perusahaan berisiko salah mengambil keputusan bisnis, tidak memenuhi ketentuan perpajakan, hingga menghadapi sanksi administrasi maupun pidana pajak. Perkembangan regulasi fiskal yang semakin kompleks juga menuntut perusahaan memiliki sistem akuntansi yang solid dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Mhd Sanusi: Jangan Jadikan Penderitaan Petani Sawit Sebagai Bahan Pidato, Buktikan dengan Tindakan Nyata

Transformasi digital turut memperkuat ekosistem ini. Penggunaan cloud accounting, e-faktur, e-bupot, serta dashboard pelaporan real-time memungkinkan perusahaan melakukan pemantauan transaksi secara terstruktur, mengurangi potensi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan validitas data yang digunakan dalam pelaporan pajak.

 

Peran Krusial Akuntansi dalam Kepatuhan Pajak

Kepatuhan pajak tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan akuntansi yang benar. Setiap komponen penghasilan, biaya, aset, maupun kewajiban harus dicatat sesuai standar agar proses pelaporan PPh dan PPN berjalan akurat.

Perusahaan yang mengabaikan aspek akuntansi sering kali menemui kendala saat dilakukan pemeriksaan pajak, mulai dari koreksi fiskal hingga sengketa perpajakan. Karena itu, sinergi antara akuntan, tim pajak, dan penasihat hukum pajak menjadi penting dalam menjaga kesinambungan operasional yang patuh regulasi.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

 

Komentar Praktisi Pajak

Eko Wahyu Pramono, S.Ak, praktisi pajak sekaligus pemegang Izin Kuasa Hukum (IKH) Pengadilan Pajak, menegaskan bahwa akuntansi dan kepatuhan pajak adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

“Akuntansi adalah fondasi kepatuhan pajak. Tanpa pencatatan yang benar dan dapat diaudit, pelaporan pajak menjadi rapuh dan berpotensi menimbulkan sengketa. Dalam banyak kasus yang sampai ke pengadilan pajak, kekuatan utama Wajib Pajak adalah akuntansi yang rapi dan konsisten,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa di era digital, tantangan kepatuhan pajak makin besar sehingga perusahaan harus memperkuat kualitas data dan sistem internalnya.

BACA JUGA :  Tidak Terima Anaknya Dihina, Owner Fanny Frans Tempuh Jalur Hukum

“Perusahaan harus memastikan integritas data mulai dari pencatatan hingga pelaporan. Akuntan yang menguasai regulasi, teknologi, dan analisis bisnis akan menjadi ujung tombak dalam memastikan kepatuhan pajak berjalan efektif dan minim risiko,” jelas Eko.

 

Menjadi Duet yang Menentukan Masa Depan Bisnis

Dengan semakin ketatnya pengawasan fiskal dan meningkatnya kebutuhan transparansi, sinergi antara akuntansi dan kepatuhan pajak menjadi aspek yang sangat menentukan keberlanjutan perusahaan. Keduanya bukan lagi dipandang sebagai beban administrasi, melainkan pilar strategis yang menjaga kepercayaan investor, kredibilitas manajemen, serta reputasi perusahaan di mata publik.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB