SUARA UTAMA, TANGGAMUS – Bupati Tanggamus, Saleh Asnawi, secara resmi membuka Festival Literasi Tanggamus 2026 di kawasan wisata Pantai Muara Indah, Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat budaya baca, menulis, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui gerakan literasi berbasis potensi lokal.

Festival tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Evie Fatmawati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanggamus, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pegiat literasi, pelajar, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus melestarikan kearifan lokal yang menjadi identitas Kabupaten Tanggamus.
Menurutnya, berbagai potensi daerah, mulai dari madu klanceng, kopi, hingga cerita rakyat, perlu didokumentasikan melalui karya tulis agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Literasi bukan hanya soal membaca buku. Ini soal bagaimana kita membaca peluang. Dari Pekon Gisting Bawah ini kita mulai. Anak-anak harus cinta perpustakaan, UMKM harus melek digital. Pelajar dan anak muda harus diubah mindset-nya, dari menjawab pertanyaan menjadi berani bertanya. Dengan berani bertanya, kita akan mendapatkan jawaban terhadap berbagai permasalahan,” ujar Saleh Asnawi.
Bupati juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengembangkan gerakan literasi. Ia menginstruksikan seluruh OPD agar mengaktifkan pojok baca di setiap kantor dan pekon sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi di tengah masyarakat.
Luncurkan Buku Antologi Kearifan Lokal Tanggamus
Salah satu agenda utama Festival Literasi Tanggamus 2026 adalah peluncuran Buku Antologi Kearifan Lokal Kabupaten Tanggamus oleh Bupati Saleh Asnawi bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus, Aria Resukia.
Buku tersebut merupakan karya kolektif penulis lokal, guru, dan pelajar di Kabupaten Tanggamus. Isinya mengangkat berbagai kearifan lokal sebagai warisan budaya, penguat identitas daerah, sekaligus sumber inspirasi bagi generasi muda.
Proses penyusunan buku diawali dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penulisan di bawah bimbingan Badrun Muhdi, dosen Universitas Muhammadiyah Lampung.
Penerbitan antologi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendokumentasikan kekayaan budaya dan potensi daerah melalui tulisan yang dapat diakses serta dipelajari oleh generasi berikutnya.
Berikan Penghargaan kepada Pemenang Lomba Literasi
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Tanggamus bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Evie Fatmawati, menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan literasi.
Perlombaan yang digelar meliputi Lomba Bertutur tingkat SD/MI, Lomba Mewarnai tingkat PAUD/TK, Lomba Perpustakaan Pekon Terbaik, Lomba Resensi Buku tingkat SMP/SMA, serta Lomba Konten Kreator Literasi.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, kemampuan, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan budaya literasi di Kabupaten Tanggamus.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Evie Fatmawati, turut mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan gerakan literasi. Ia menilai Tanggamus sebagai salah satu kabupaten yang aktif menjalankan program literasi dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
“Tanggamus luar biasa. Festival di Pantai Muara Indah ini kreatif. Kami dari Provinsi Lampung akan terus mendorong program perpustakaan pekon dan bantuan buku untuk Tanggamus,” kata Evie Fatmawati.
Ia berharap berbagai program yang telah dilaksanakan di Tanggamus dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten lain di Provinsi Lampung untuk memperkuat layanan perpustakaan dan memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.
Dimeriahkan Pameran Buku dan Bazar UMKM
Selain seremoni pembukaan, Festival Literasi Tanggamus 2026 juga dimeriahkan dengan pameran buku, bazar UMKM, dan talkshow literasi.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi bagi masyarakat, pegiat literasi, pelajar, dan pelaku usaha untuk berbagi pengetahuan, memperkenalkan produk lokal, serta memperluas wawasan mengenai pentingnya literasi di era digital.
Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, perpustakaan, komunitas literasi, dan masyarakat dalam membangun budaya membaca dan menulis.
Festival Literasi Tanggamus 2026 juga diharapkan menjadi momentum untuk menjadikan literasi bukan sekadar kegiatan membaca, melainkan bagian dari kehidupan masyarakat dalam mengembangkan pengetahuan, melestarikan budaya, dan meningkatkan daya saing daerah.
Penulis : Akhmadi Sumaryanto
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











