Cendekia Academy Cetak Generasi Pemimpin Berwawasan Maritim di Atas Geladak KRI Dewaruci

- Publisher

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Cendekia Academy Cetak Generasi Pemimpin Berwawasan Maritim di Atas Geladak KRI Dewaruci (Wahyu Widodo M.IKom/SUARA UTAMA)

FOTO: Cendekia Academy Cetak Generasi Pemimpin Berwawasan Maritim di Atas Geladak KRI Dewaruci (Wahyu Widodo M.IKom/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Jakarta Utara – Sebanyak 120 siswa siswi Sekolah Gema Insan Cendekia (GIC) mengikuti kegiatan edukasi kepemimpinan dan kemaritiman melalui kunjungan ke KRI Dewa Ruci di Pangkalan TNI AL Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026).

Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Cendekia Academy dan Sail Indonesia Jaya sebagai upaya memperkenalkan nilai kepemimpinan, nasionalisme, serta wawasan kemaritiman kepada generasi muda.

Program pembelajaran tersebut dipusatkan di atas KRI Dewa Ruci, kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut yang memiliki nilai sejarah tinggi dan kini dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar. Para peserta diajak mengenal sejarah, fungsi, dan perjalanan panjang kapal yang pernah menjalankan misi diplomatik serta mengelilingi dunia sebagai simbol kebanggaan Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Cendekia Academy, Rahma Dian Lestari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan karakter kepemimpinan sejak dini melewati pemahaman sejarah perjuangan maritime Indonesia di KRI Dewaruci.

BACA JUGA :  Pengurus RAPI 05 Prabumulih Resmi Dilantik, Herwan Widodo Jadi Ketua

“Sebetulnya tujuan dari kegiatan ini ingin memperkenalkan tentang karakter kepemimpinan kepada anak-anak melalui KRI Dewa Ruci. Indonesia itu sebagian besar wilayahnya adalah wilayah kelautan, tetapi anak-anak jarang diperkenalkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan kelautan, terutama sejarah Dewa Ruci yang sangat luar biasa,” ujar Rahma.

Menurutnya, Dewa Ruci bukan sekadar kapal layar, melainkan simbol perjuangan, disiplin, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan yang patut dikenalkan kepada generasi muda sejak dini. Dengan melihat langsung kondisi kapal dan mendengarkan kisah perjalanannya, para siswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.

Selama kegiatan berlangsung, 120 siswa GIC dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mengikuti berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk mengembangkan leadership, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah. Setelah sesi permainan selesai, seluruh peserta melakukan tur edukasi di atas kapal Dewa Ruci dengan didampingi fasilitator dan narasumber dari Ecoethno.

BACA JUGA :  Resmi Berdiri, Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI) Siap Perkuat Ekosistem Media, Pendidikan, dan Sosial

“Anak-anak melakukan berbagai permainan untuk pengembangan leadership, kemudian mereka mengunjungi Dewa Ruci untuk memahami cerita tentang kapal ini dan keistimewaannya. Harapannya, mereka bisa lebih mencintai Indonesia, memahami kekayaan bangsa dari aspek kemaritiman, kelautan, dan potensi TNI Angkatan Laut sehingga kelak dapat menjadi pemimpin yang lebih baik,” tambah Rahma.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi panjang Ecoethno Bandung, lembaga yang telah bergerak selama sekitar 30 tahun dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang kepemimpinan. Selama ini Ecoethno dikenal melalui berbagai program pendidikan luar ruang, liburan edukatif, kunjungan ke daerah pelosok Indonesia, hingga pembelajaran langsung bersama masyarakat di wilayah terpencil seperti Kepulauan Mentawai dan berbagai komunitas adat lainnya.

BACA JUGA :  Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep

Selain program untuk pelajar, Ecoethno juga mengembangkan pelatihan kepemimpinan bagi orang dewasa, kegiatan outbound, konsultasi pendidikan, serta penyusunan kurikulum yang mengintegrasikan nilai kepemimpinan, lingkungan, dan budaya.

Melalui kolaborasi dengan Cendekia Academy, Ecoethno berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, kepedulian terhadap lingkungan dan budaya, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan Indonesia sebagai negara maritim.

Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, komunitas, dan institusi negara dalam membangun karakter generasi muda. Dengan mengenal sejarah maritim Indonesia secara langsung melalui KRI Dewa Ruci, para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia

Penulis : Wahyu Widodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 
Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi
Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek – KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka
Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami
83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi
Sucikan Hati, Bersihkan Diri: WBP Lapas Bangko Dalami Ilmu Thaharah
Dari Balik Jeruji Hasilkan Karya: WBP Lapas Bangko Sulap Kayu Jadi Kandang Burung Bernilai Jual
Pemkab Merangin Matangkan Penertiban Kios PKL di DMJ, Eksekusi 30 September
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:31 WIB

Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 

Rabu, 30 September 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi

Rabu, 30 September 2026 - 11:03 WIB

Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek – KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 06:20 WIB

Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami

Rabu, 30 September 2026 - 02:35 WIB

83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi

Berita Terbaru

Berita Utama

83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi

Rabu, 30 Sep 2026 - 02:35 WIB

https://mancingjitu.com/