Saatnya Deklarasi Ekonomi Rakyat: Soemitronomics di Bawah Komando Prabowo

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,suarautama.id-

 

Indonesia menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi-politik yang semakin tajam. Fenomena ini berpotensi mengancam stabilitas nasional jika tidak segera diatasi. Dalam konteks inilah Soemitronomics – pemikiran ekonomi politik ala Prof. Soemitro Djojohadikusumo – kembali relevan untuk menjadi panduan arah kebijakan pembangunan nasional.

 

Soemitronomics bukan sekadar teori ekonomi, tetapi ideologi pembangunan yang menempatkan negara sebagai “orkestrator” pembangunan, memastikan industri strategis terlindungi, dan pemerataan ekonomi tercapai.

 

Sejarah dan Fondasi Soemitronomics

 

Pemikiran Soemitronomics pertama kali tampak dalam karya Soemitro Kredit Rakyat di Masa Depresi (1943). Penerapan nyatanya terlihat pada Program Benteng era Kabinet Natsir (1950–1953) yang bertujuan melahirkan pengusaha pribumi dan menutup jurang kesenjangan warisan kolonial.

 

Program ini menjadi embrio Soemitronomics dan sejalan dengan gagasan John Maynard Keynes yang menekankan peran aktif negara dalam pemulihan ekonomi.

 

 

 

 

Relevansi di Era Presiden Prabowo

 

Presiden Prabowo dalam bukunya Paradoks Indonesia menegaskan bahwa Indonesia harus mengelola kekayaan alamnya untuk kepentingan rakyat. Beberapa kebijakan yang sejalan dengan Soemitronomics antara lain:

BACA JUGA :  KPU Dogiyai Tetapkan DPT Tingkat Kabupaten Pilkada Tahun 2024

 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) – harus menggandeng warung rakyat (Warteg, RM Padang, Warung Sunda, dll) agar menciptakan multiplier effect ke UMKM.

 

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) – perlu dibangun dengan pendekatan bottom-up agar mandiri dan berkelanjutan.

 

Kebijakan Purbaya – stimulus Rp 200 triliun perlu disinergikan dengan sektor riil, diperluas ke BPD/BPR, serta diawasi ketat untuk mencegah kebocoran.

 

 

Ajakan Nasional: Deklarasi Gerakan Ekonomi Rakyat

 

Penulis mengusulkan Deklarasi Gerakan Ekonomi Rakyat (DGER) sebagai momentum persatuan nasional untuk memotong rantai ketimpangan ekonomi. DGER diharapkan menjadi gerakan bersama seluruh komponen bangsa, layaknya Proklamasi 1945 atau Mosi Integral Natsir 1950.

 

Soemitronomics adalah oase bagi rakyat yang telah lama menunggu keadilan ekonomi. Presiden Prabowo diharapkan mengambil langkah berani untuk menghidupkan semangat Soemitro, menjadikan negara sebagai arsitek pembangunan, dan memastikan pertumbuhan ekonomi di atas 6% dapat tercapai secara merata.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:14

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terbaru