Pemuda Katolik Aewoe Bersihkan Jembatan Aetoro Pasca Banjir Bandang

- Publisher

Minggu, 14 September 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Aewoe membersihkan material lumpur dan batu di Jembatan Aetoro, Sabtu (13/9/2025), setelah banjir bandang menerjang Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Puluhan Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Aewoe membersihkan material lumpur dan batu di Jembatan Aetoro, Sabtu (13/9/2025), setelah banjir bandang menerjang Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Pemuda Katolik Aewoe gotong royong membersihkan Jembatan Aetoro pascabanjir bandang di Nagekeo, NTT.
Puluhan Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Aewoe membersihkan material lumpur dan batu di Jembatan Aetoro, Sabtu (13/9/2025), setelah banjir bandang menerjang Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

SUARA UTAMA, MAUPUNGGO,NAGEKEO, NTT   Sepekan pascabanjir bandang yang melanda Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, puluhan Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Aewoe pada Sabtu (13/9/2025) bergotong royong membersihkan Jembatan Aetoro yang tertimbun material lumpur, batu, dan sampah.

 

Aksi swadaya ini dilakukan tanpa menunggu bantuan pihak luar. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan karung, para pemuda bahu-membahu menyingkirkan sisa banjir yang menutup akses vital penghubung Mauponggo menuju Kabupaten Ngada.

 

Ketua OMK Aewoe, Yohanes Alvian Watu, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut muncul spontan setelah melihat kondisi jembatan yang memprihatinkan.

“Jembatan ini satu-satunya akses vital warga. Kalau tidak segera dibersihkan, aktivitas masyarakat bisa terhambat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah ke TMP Maccopa

 

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (8/9/2025) diketahui merusak sejumlah rumah warga dan mengancam infrastruktur jembatan. Meski Jembatan Aetoro mengalami kerusakan cukup parah, jalur tersebut masih bisa dilewati setelah dibersihkan dari timbunan material.

 

Ketua Stasi Aewoe, Yustinus Eo, memberikan apresiasi atas kepedulian para pemuda.

“Mereka adalah pahlawan kecil yang bergerak cepat memperbaiki infrastruktur demi memulihkan ekonomi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Keluhan Pelanggan Meningkat, Warga Ingatkan Masyarakat Lebih Selektif Memilih Layanan Internet Rumah

 

Sementara itu, pemerintah bersama tim relawan masih berfokus pada pencarian korban hilang serta distribusi bantuan logistik ke desa-desa terdampak banjir.

 

Aksi gotong royong pemuda Aewoe ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Nagekeo yang juga terdampak bencana untuk segera bangkit dan memulihkan kondisi kehidupan warganya.

Penulis : Severinus Je Raga

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Nyaris di Depan Mata Polsek Bangko: Alat Dompeng Milik ‘LMB’ Bebas Bekerja, Siapa yang Melindungi?  
PAHAM dan Daeng Uki Waqafkan Al-Qur’an untuk 10 TPA di Majene
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:42 WIB

Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB