Reformasi Pajak Yunani: Mitsotakis Umumkan Paket Keringanan untuk Kelas Menengah

- Publisher

Senin, 8 September 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yulianto Kiswocahyono soroti reformasi pajak Yunani: efektivitas hanya tercapai bila ada kepatuhan dan pemungutan adil.

Yulianto Kiswocahyono soroti reformasi pajak Yunani: efektivitas hanya tercapai bila ada kepatuhan dan pemungutan adil.

SUARA UTAMA – Jakarta, 8 September 2025 – Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengumumkan reformasi pajak penghasilan berskala besar dalam pidatonya di Thessaloniki International Fair, Sabtu (6/9). Kebijakan ini diarahkan untuk meredakan tekanan biaya hidup, mendukung pemulihan kelas menengah, sekaligus memperbaiki kepercayaan publik terhadap pemerintah setelah bertahun-tahun menghadapi krisis utang.

Mengutip laporan Bloomberg, Mitsotakis menegaskan bahwa tingginya harga kebutuhan pokok masih menjadi masalah utama bagi masyarakat. “Saya tahu betul harga tinggi adalah tantangan terbesar. Reformasi pajak ini kami rancang untuk menjawab keresahan itu,” ujarnya.

Poin Utama Reformasi Pajak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Yunani memperkenalkan serangkaian kebijakan yang secara langsung menyasar kelompok rumah tangga, generasi muda, serta wilayah terpencil:

  1. Penghapusan PPh keluarga besar – Bebas pajak penghasilan hingga €20.000 (sekitar Rp384 juta) per tahun bagi keluarga dengan empat anak atau lebih.
  2. Keringanan untuk kelas menengah – Penurunan tarif pajak untuk kelompok berpenghasilan €40.000–€60.000 per tahun (Rp768 juta–Rp1,15 miliar).
  3. Dukungan bagi generasi muda – Pekerja di bawah 25 tahun dengan pendapatan sampai €20.000 mendapat pembebasan pajak.
  4. Reformasi pajak properti – Penurunan tarif atas penghasilan sewa serta diskon 50% pajak properti di desa berpenduduk <1.500 orang pada 2026, yang dihapus total pada 2027.
  5. Insentif untuk pulau kecil – Pemangkasan PPN sebesar 30% di pulau dengan populasi di bawah 20.000 jiwa.
BACA JUGA :  Kuatkan Fondasi Hukum Perusahaan Tambang, Krissandi & Partners Tandatangani Kontrak Konsultan Hukum Tetap di Kaltim

Dorongan Politik dan Fiskal

BACA JUGA :  Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon

Mitsotakis, yang memasuki tahun keenam masa jabatannya, dipandang tengah memperkuat citra politik menjelang pemilu 2027. Pemerintah mampu mengeksekusi reformasi ini berkat surplus fiskal yang diperoleh dari peningkatan penerimaan pajak, terutama hasil pemberantasan praktik penghindaran pajak sepanjang 2024–2025.

“Cara terbaik mengembalikan dividen pertumbuhan kepada rakyat bukan lewat subsidi, melainkan pemotongan pajak,” tegas Mitsotakis.

Pandangan Praktisi Pajak Indonesia

Menanggapi kebijakan tersebut, Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, praktisi hukum dan perpajakan, menilai langkah Yunani patut dicermati oleh negara-negara lain, termasuk Indonesia.

“Strategi Yunani menarik karena fokus pada pemotongan pajak langsung, bukan pemberian subsidi jangka pendek. Ini menciptakan kepastian bagi kelas menengah dan mendorong konsumsi riil. Namun, kebijakan semacam ini hanya bisa berhasil jika pemerintah mampu menutup celah penghindaran pajak dan menjaga disiplin fiskal,” jelas Yulianto saat dihubungi wartawan SUARA UTAMA, Minggu (8/9).

BACA JUGA :  Apartemen Vida View TerMewah di Makassar Diduga Jadi Markas Sabu, Polisi Sita 1,1 Kg Narkotika Senilai Rp2,5 Miliar

Ia menambahkan, Indonesia bisa belajar bahwa pemotongan pajak harus diimbangi dengan optimalisasi kepatuhan dan transparansi administrasi. “Keadilan dalam pemungutan adalah kunci. Rakyat bersedia membayar pajak jika negara juga mengelolanya dengan adil dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Konteks Lebih Luas

Reformasi pajak Yunani bukan sekadar upaya fiskal, melainkan juga respons terhadap dua masalah struktural: stagnasi angka kelahiran dan kesenjangan pembangunan antara wilayah kota dan desa. Insentif untuk keluarga besar dan daerah terpencil mencerminkan upaya pemerintah mengatasi persoalan demografi serta menghidupkan kembali ekonomi lokal.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang
Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB