Jeritan Masyarakat Desa Tulupari Seperti nya Mendapat Angin Segar Dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"a087dc53eda244b3acffb5f298dd1e2d","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, probolinggo –
Desa Tulupari kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Mengalami krisis air bersih di tiga dusun, yaitu dusun jawaan, dusun dulugen dan dusun karang tengah. dengan kekurangan air bersih tersebut terpaksa masyarakat harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan air bersih demi menyambut hidup dan menjaga kesehatan masing masing keluarga. 04/06/2025.

Namun, pemerintah desa dan pemerintah kabupaten Probolinggo tidak tinggal diam untuk memenuhinya krisis air bersih di desa Tulupari kecamatan tiris. Untuk sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Probolinggo mengirimkan bantuan air bersih langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“bantuan air bersih ini setiap 2 hari sekali, dan tergantung permintaan desa, jadi desa harus melaporkan/meminta melalui camat atau ke BPBD langsung. karena saat ini masih belum masuk musim kemarau. biasanya kami mengirimkan bantuan air bersih sekitar bulan Agustus, dan ternyata ini lebih awal. dan kami mengirim kesini sudah 2 kali. “katanya.

Selanjutnya di sela sela team media yang tergabung di komunitas jurnalis Nusantara melalui program Jejak Trabas di lokasi pengambilan air bersih yang di kirim oleh BPBD. Team media menghubungi Ketua DPRD kabupaten Probolinggo “Oka Mahendra” melalui sambungan telepon Whatsap.

Ia Meminta informasi mulai kapan kekurangan air bersih dan berapa dalam nya sumur bor. dan Ketua DPRD kabupaten Probolinggo”Oka Mahendra” akan segera menindak lanjuti informasi tersebut. “Terimakasih informasinya kami akan segera menindak lanjuti dan berkoordinasi untuk mengatasi nya. “jelas nya.

Sementara kepala desa Tulupari “Zainul Arifin” setelah melakukan Survey lokasi 2 titik lokasi pengeboran baru dan satu titik Pamsimas yang air nya sudah kering sekitar 6 bulan yang lalu mengatakan, bahwa dirinya telah mengirim permohonan/proposal kepada bupati Probolinggo.

BACA JUGA :  Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Nasional 2022 Sukses Digelar, DPK Purwasari Karawang Ikut Serta Panitia

“Ada tiga dusun yang kekurangan air bersih. Karena ini sifatnya orgen, saya sudah mengajukan proposal pengeboran kepada bupati Probolinggo, Alhamdulillah, Seperti nya ada angin segar dari pemerintah kabupaten Probolinggo. tadi sudah ada perwakilan dari Dinas perkim Survey dua titik lokasi yang akan di Bor, dan juga Survey Pamsimas. “katanya.

Ia juga berterima kasih kepada BPBD yang telah mengirim bantuan air. “Saya berterima kasih atas bantuan air nya kepada BPBD, sehingga bisa mengurangi beban masyarakat saya. dan saya berharap dalam 1 hari BPBD bisa mengirim dua tangki air bersih, kalau cuman 1 tangki kurang. itu untuk air minum saja. untuk mandi dan lain lain masih bisa pakai air hujan dan ke sungai. “ucap Zainul Arif.

Kepala Desa Tulupari Menambahkan “Terkait pengeboran jika satu titik seperti nya kurang. Air bersih itu sangat orgen dan vital, jika jalan desa masih bisa di atasi, tapi kalau kebutuhan air seperti ini saya tidak mampu, oleh karenanya saya berharap dan meminta bantuan pemerintah kabupaten Probolinggo. “Ucap nya.

Zainal Arifin berharap bantuan sumur bor secepatnya di realisasikan. “kedalaman sumur bor daerah sini, sekitar 85 meter hingga 100 meter. mudah mudahan pengeboran ini cepat terealisasikan. warga masyarakat Tulupari rata rata petani, di tegah kesulitan ekonomi seperti ini, masyarakat harus mengeluarkan buang untuk membeli air belum lagi beras nya. “imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Sinergi Kejaksaan Negeri Kab. Probolinggo dan BPPKAD Dalam Optimalisasi Pajak Daerah
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:14

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Sinergi Kejaksaan Negeri Kab. Probolinggo dan BPPKAD Dalam Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terbaru