Serial Bidaah Tuai Perhatian, Soroti Bahaya Penyesatan Walid Mahdi

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serial Malaysia Bidaah Tuai Perhatian, Soroti Bahaya Penyesatan Berkedok Agama

Serial Malaysia Bidaah Tuai Perhatian, Soroti Bahaya Penyesatan Berkedok Agama

Oleh : Mas Andre Hariyanto, Penulis Layanan Jasa Kepenulisan & Jurnalistik di Platform “Pusat Publikasi Media”, Jagonya Press Relase 

SUARA UTAMA Serial Malaysia berjudul Bidaah, yang tayang di platform streaming VIU sejak Maret 2025, sukses menarik perhatian penonton Indonesia. Serial ini menjadi perbincangan hangat di media sosial berkat kisahnya yang mengangkat isu sensitif: penyimpangan ajaran agama oleh tokoh spiritual yang menyesatkan.

Dibintangi Riena Diana sebagai Baiduri dan Faizal Hussein sebagai Walid Mahdi, Bidaah mengisahkan seorang pemimpin keagamaan yang mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi, dan memimpin kelompok bernama Jihad Ummah. Lewat ajarannya, ia mengontrol pengikut, termasuk melakukan pernikahan paksa dan praktik yang menyimpang dari nilai-nilai agama sebenarnya.

Tokoh utama Baiduri dipaksa bergabung oleh ibunya, namun kemudian menemukan berbagai kejanggalan dalam kelompok tersebut. Bersama Hambali (Fattah Amin), ia berupaya membongkar kebusukan yang tersembunyi di balik citra “kesucian” sang pemimpin.

Viral di Indonesia, Kontroversial di Malaysia

Potongan adegan ikonik Walid yang berkata, “Pejamkan mata, dan bayangkan muka Walid,” menjadi viral di TikTok dan platform lainnya. Di Indonesia, banyak netizen menganggap serial ini sebagai bentuk edukasi dan refleksi sosial. Sebaliknya, di Malaysia, serial ini sempat menuai kritik karena dianggap menyentuh isu sensitif terkait agama.

BACA JUGA :  SMP PGRI 16 Sidoarjo Raih Penghargaan Sebagai Sekolah dengan Lulusan Terbaik

Meski demikian, banyak pihak memuji keberanian tim produksi dalam mengangkat tema yang jarang diangkat secara terbuka, terutama dalam konteks budaya dan agama.

Pesan Sosial dan Dampak Cerita

Serial Bidaah dinilai berhasil membangun kesadaran publik tentang bahaya mengikuti tokoh agama tanpa berpikir kritis. Kisah ini menjadi pengingat bahwa tidak semua ajaran yang tampak religius mencerminkan kebenaran. Melalui karakter Baiduri, penonton disuguhkan gambaran nyata tentang korban yang terjebak dalam kelompok yang menyesatkan.

Tak hanya itu, serial ini juga menumbuhkan empati publik terhadap para korban yang sering tidak disadari keberadaannya, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap manipulasi yang dibungkus ajaran keagamaan.

Rencana Season 2 dan Kolaborasi Regional

Melihat antusiasme penonton Indonesia, pihak produksi telah mengonfirmasi rencana pembuatan season kedua dengan melibatkan aktor dari Indonesia. Hal ini diharapkan bisa memperluas jangkauan penonton sekaligus memperkuat kerja sama budaya antara Indonesia dan Malaysia.

Seluruh 15 episode Bidaah saat ini dapat ditonton melalui platform VIU dengan subtitle bahasa Indonesia. Serial ini menjadi salah satu tontonan yang tak hanya menghibur, tetapi juga membuka diskusi penting mengenai kesehatan spiritual, kebebasan berpikir, dan perlindungan terhadap kelompok rentan.

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru