Jumat Terakhir Ramadhan: Refleksi Ketangguhan Bu Mariama, Janda 5 Anak yang Viral Bergelantungan di Laut Demi Berjualan

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI

Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI

Oleh : Mohammad Muhajir*

SUARA UTAMA – Ramadhan hampir berlalu, meninggalkan jejak refleksi mendalam bagi siapa saja yang menyaksikan perjuangan hidup di sekitarnya. Salah satunya adalah kisah inspiratif Bu Mariama, seorang janda dengan lima anak yang viral karena keberaniannya bergelantungan di tali di atas laut demi menjajakan roti di kapal KM Tidar.

Aksinya yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial bukan hanya menunjukkan semangat pantang menyerah, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan seorang ibu dalam mencari nafkah. Di tengah keterbatasan, Bu Mariama tetap berjuang dengan cara yang halal, menghadapi ombak dan risiko besar demi sesuap nasi untuk anak-anaknya.

Kisah ini begitu menggugah hati hingga menarik perhatian M. Sandiaga Uno, tokoh nasional yang juga seorang pengusaha muda. Ia bahkan menginstruksikan timnya untuk mencari keberadaan Bu Mariama guna memberikan bantuan langsung. Ini menjadi bukti bagaimana semangat kerja keras dan ketulusan dalam berjuang bisa mengetuk hati banyak orang, termasuk figur publik.

Ikhtiar Iman Maksimal: Kunci Pertolongan Allah

Menurut konsep Pola Pertolongan Allah (PPA) yang digagas oleh Reza Rendy, keajaiban sering kali muncul saat seseorang mengerahkan Ikhtiar Iman Maksimal. Bu Mariama adalah contoh nyata bagaimana seseorang yang berjuang dengan ikhlas, sabar, dan tawakal akan mendapatkan pertolongan Allah dari arah yang tidak disangka-sangka.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. At-Talaq: 2-3)

Kisah Bu Mariama bukan sekadar cerita perjuangan hidup, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi kita semua, terutama di penghujung Ramadhan. Apakah kita sudah berusaha dengan maksimal dalam kehidupan kita? Apakah kita benar-benar bertawakal kepada Allah setelah berikhtiar?

BACA JUGA :  Komunitas BTN Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa di Surabaya, Sambut Ramadhan dengan Berbagi

Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

Viralnya kisah Bu Mariama menggerakkan hati banyak orang. Beberapa pihak mulai menggalang donasi untuk membantu meringankan beban hidupnya. Termasuk inisiatif dari Sandiaga Uno yang ingin mencari dan membantu Bu Mariama. Ini mengingatkan kita bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga momen untuk meningkatkan kepedulian sosial.

Dalam hadits disebutkan:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.”

(HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni)

Kita bisa meneladani semangat kerja keras Bu Mariama dengan cara kita masing-masing. Jika kita tidak berada dalam posisi yang sama, setidaknya kita bisa ikut berkontribusi dengan membantu mereka yang membutuhkan.

Jumat Terakhir Ramadhan: Saatnya Merenung dan Bertindak

Jumat terakhir di bulan Ramadhan selalu menjadi momentum spesial. Bagi yang selama ini masih ragu dalam berusaha, kisah Bu Mariama adalah cambuk motivasi. Bagi yang diberi kelapangan rezeki, inilah saatnya berbagi lebih banyak.

Semoga keteladanan Bu Mariama menginspirasi kita semua untuk terus berikhtiar dengan iman yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Sebab, di balik setiap perjuangan yang tulus, ada pertolongan Allah yang selalu siap datang pada waktu yang tepat.

 

*Penulis : Agen Pola Pertolongan Allah (PPA), Penulis dan Founder Sekolah Anak Ajaib👉

Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI
Bu Mariama harus bergelantungan tali kapal demi tanggung jawab keluarga. lustrasi oleh AI

https://bioqu.id/SekolahAnakAjaib

Penulis : Mohammad Muhajir

Editor : Redaksi Suara Utama

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Berita Terbaru