Mengungkap Makna Kicauan Burung pada Malam Hari, Apakah Pertanda Bahaya?

- Publisher

Kamis, 6 Februari 2025 - 12:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama,- Bilamana Seringkali terdengar suara kicauan burung di sekitar rumah, walaupun mungkin tidak ada orang yang memelihara burung di sekitar rumah.

Hal tersebut mungkin adalah suatu pertanda agar seseorang bisa mempersiapkan langkah – langkah yang tepat dari kejadian yang akan dialaminya kelak.

Mulai dari suara kicauan burung yang indah seperti burung prenjak hingga suara yang menyeramkan seperti burung gagak memiliki tafsiran masing – masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tafsiran tersebut bisa berupa sebuah keberuntungan maupun hal – hal yang membawa kebahagiaan. Namun juga bisa berupa sesuatu yang menjadi pertanda bahaya dan malapetaka.

Dikutip dari primbon jawa, berikut merupakan  arti suara kicauan burung pada malam hari :

  1.   Burung Jalak

Jika Anda mendengar suara kicauan burung jalak pada malam hari, terutama jika burung tersebut bertengger di atas atap rumah, maka berbahagialah. Burung jalak diyakini sebagai pertanda baik. Bisa jadi Anda akan mendapatkan keberuntungan seperti memiliki karir yang sukses. Sebab itu, teruslah bekerja keras dan optimis.

  1.   Burung Rangkok

Adanya suara kicauan burung rangkok di sekitar rumah menjadi pertanda bahwa bisnis yang Anda jalankan saat ini akan meningkat penghasilannya dan semakin maju. Tapi, jangan buat hal tersebut menjadi Anda sombong. Tetaplah rendah hati dan rajin memberi.

  1.   Burung Prenjak
BACA JUGA :  Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81

Adanya suara kicauan burung prenjak menjadi pertanda akan hal – hal baik yang terjadi dalam hidup Anda. Salah satunya adalah adanya rejeki yang akan datang pada Anda, kedatangan tamu, kehadiran seseorang yang dapat memberi pencerahan kepada hidup Anda. Oleh karena itu, jangan abaikan nasehat dari orang – orang yang sedang mencoba memberi petuah kepada Anda. Bisa jadi hal tersebut adalah cara agar Anda bisa mendapat hidup yang lebih baik lagi.

  1.   Burung Engkuk

Suara kicauan burung engkuk di sekitar rumah pada malam hari merupakan suatu pertanda baik untuk orang – orang yang tinggal di rumah tersebut. Hal tersebut sering dikaitkan dengan pertanda yaitu mendapat rejeki yang tidak terduga. Maka, tetaplah menjadi seseorang yang dermawan.

  1.   Burung Kedasih

Jika Anda mendengar suara  kicauan burung kedasih terutama pada malam hari, maka berhati – hatilah. Burung kedasih kerap dihubungkan dengan hal – hal buruk oleh sebagian orang. Jika burung tersebut berkicau di dekat dengan halaman rumah, maka bisa jadi salah satu anggota yang tinggal di rumah tersebut akan terkena suatu penyakit.

BACA JUGA :  Penayangan Film Mencari Jeda Jadi Ruang Apresiasi Karya Cine Vidya 2026

Selain itu, jika Anda pernah melihat burung kedasih berkicau di suatu rumah atau lahanan yang kosong, maka sebaiknya jangan dibangun atau ditempati terlebih dahulu karena hal tersebut merupakan pertanda bahwa tempat tersebut dapat menimbulkan sebuah penyakit.

  1.   Burung Gagak

Burung gagak dikenal sebagai burun yang menyeramkan. Begitu pula suara kicauan dari burung gagak di sekitar rumah pada malam hari. Suara kicauan tersebut kerap memiliki arti yang buruk. Seperti adanya pertengkaran yang akan terjadi pada hidup Anda dengan orang lain dan berbagai malapetaka yang datang. Salah satunya penyakit yang akan menyerang penghuni yang tinggal di rumah tersebut.

  1.   Burung Deruk

Seperti halnya dengan burung gagak dan kedasih, adanya suara kicauan burung deruk pada malam hari jika memiliki arti yang buruk. Suara kicauan tersebut menjadi penanda bahwa Anda akan segera mendapat suatu kesusahan. Untuk menangkal hal tersebut, maka Anda dianjurkan untuk banyak bersedekah serta berpikir optimis.

Menurut primbon Jawa, kicauan burung dapat diartikan sebagai pertanda baik atau buruk. Namun Mitos-mitos tersebut berkembang dalam tradisi kejawen. Sebagai kepercayaannya, tapi apakah  Mitos-mitos tersebut berkembang dalam tradisi kejawen.tersebut sebagai fakta yang nyata atau hanya sekedar anggapan anggapan saja, hal tersebut tergantung pada orang yang mempercayai keadaan itu.

BACA JUGA :  Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Yang jelas bila kita Simak pengetahuan terkait Primbon jawa (Primbon merupakan kitab kuno Jawa yang berisi ramalan tentang nasib baik atau buruk seseorang dalam hidupnya. Primbon juga digunakan sebagai sumber untuk menghitung atau menentukan nama seseorang. Prinsip primbon pada hakikatnya menyatakan bahwa setiap orang akan memiliki nasib yang baik dan buruk dalam hidupnya).

Dalam Islam sendiri, burung merupakan binatang yang diberikan keistimewaan oleh Allah SWT. Mereka dianugerahi sayap yang bisa membuatnya terbang ke mana pun.

Burung kedasih menurut Islam tidak membawa pertanda apa-apa, entah itu baik ataupun buruk. Tak hanya kedasih, burung jenis lainnya pun tidak memiliki makna tertentu. Hal itu ditegaskan dalam hadis Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda:

“Tidak ada penyakit yang ditularkan, burung penentu nasib baik dan buruk, burung hantu pembawa nasib sial, dan bulan Safar pembawa keberuntungan atau kesialan.”

Penulis : Tonny Rivani

Editor : Tonny Rivani

Sumber Berita: https://www.primbon.com/, https://id.wikipedia.org/wiki/Primbon

Berita Terkait

Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan
Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya
Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine
Wartawan Wajib Taat Pasal 1 KEJ: Independen dan Tanpa Itikad Buruk
Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Berita ini 1,800 kali dibaca
Selamat Menyimak Kawan !

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan

Selasa, 22 September 2026 - 20:25 WIB

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 September 2026 - 14:12 WIB

Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 22:38 WIB

Wartawan Wajib Taat Pasal 1 KEJ: Independen dan Tanpa Itikad Buruk

Minggu, 20 September 2026 - 22:33 WIB

Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/