Lubang Menganga, Warga Diminta Hati-Hati Saat Melintas di Jalan Poros Desa Rasau B2

- Publisher

Selasa, 14 Mei 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suara Utama

Foto: Suara Utama

SUARA UTAMA, MERANGIN – Warga di Kecamatan Renah Pamenang dan sekitarnya diminta untuk berhati-hati saat melintas di ruas jalan poros Desa Rasau B2, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, tepatnya di sekitaran jalan aspal penurunan tak jauh dari RAM loding Kelapa Sawit.

Pasalnya di tempat tersebut terdapat lobang besar yang menganga dengan kedalaman kurang lebih 2 meter yang membahayakan keselamatan manusia.

Kepada media ini Yanto salah satu warga setempat mengatakan, dirinya meminta kepada pengguna jalan agar berhati-hati jika melintasi sekitaran jalan poros masuk Desa Rasau tersebut, mengingat di lokasi ini terdapat lobang yang membahayakan pengendara baik roda dua maupun roda empat.

“Dengan adanya aspal yang bolong itu para pengendara diharap berhati-hati jika melintas, karena ada lubang besar yang menganga dengan kedalaman lebih dari dua meter, lobang tersebut kalau dari arah Desa Pinang Merah b1 ada di sebelah kiri, begitu sebaliknya, menurut kami lubang tersebut sangat membahayakan bagi pengguna jalan,” demikian ucapnya.(14/5/24).

BACA JUGA :  TNI AL dan Yayasan Sail Indonesia Jaya Luncurkan Program Maritime Leadership di KRI Dewa Ruci

Ditempat yang sama, Suparno selaku pengguna jalan juga mengatakan, dirinya meminta kepada pihak Pemerintah Desa Rasau agar cepat tanggap dengan keadaan rusaknya jalan utama tersebut sebelum memakan korban.

BACA JUGA :  Ribuan Gerai Lumpuh! Gelombang Protes Karyawan Indomaret Makassar Meledak, Dugaan Pelanggaran Hak Buruh Jadi Sorotan

“Ya memang itu jalan kabupaten, dan ranah pembangunannya pun wewenang PUPR Kabupaten Merangin, jika memang tahun ini pemkab belum bisa membangun kerusakan tersebut, karena ketiadaan anggaran, namun setidaknya Pemerintah Desa Rasau cepat tanggap dengan kerusakan tersebut sebelum melebar ke badan jalan, kalau memang belum bisa membangun, paling tidak di kasih tanda atau rambu-rambu peringatan agar pengendara bisa lebih berhati-hati,” ucapnya.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru