“Warga Keluhkan Sampah Tak Terurus di Jalan Karya Tani”

- Publisher

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, KETAPANG – Permasalahan sampah masih menjadi pembicaraan yang tidak hanya di kota-kota besar, permasalahan sampah ini bahkan sampai ke tingkat pedesaan dan perkampungan . kondisi ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang bagaimana mengelola sampah yang baik.

Hal inilah yang dialami warga di lingkungan RT 034 yang terletak di jalan Karya Tani Desa Suka harja Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. dimana terlihat ditepi jalan sampah di buang semaunya saja.

Dari keterangan dari beberapa nara sumber sebut saja nama Amat Ridwan (warga Rt,034), yang buang sampah di situ sesungguhnya di duga bukan warga Rt.034, namun warga lingkungan lain yang melitas. kami berharap ada penempatan kontainer sampah ketus nya.

keterangan warga lain yang enggan disebut nama nya ” sepertinya ada unsur sengaja, soalnya kan sudah dibersihkan tapi masih ada yang sengaja buang sampah di jalan kita tu pakai plastik hitam, kita intai saja, meski diberi peringatan tetap saja dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjawab keluhan warga rt. 034  tersebut jurnalis suara utama mencoba menghubungi ketua rt,034 via whatsApp  dalam upaya konfirmasi dan diharapkan ada keterangan yang jelas. Alponsus  Ketua Rt 034 dalam keterangan nya membenarkan keluhan warga nya terkait adanya oknum warga lain yang membuang sampah di sekitar rt.034 jalan karya tani, ” sebelum bulan puasa dengan pak Lurah  Desa Suka Harja dan salah satu pejabat dari Perkim LH pernah cek lokasi itu untuk ditempatkan 1 buah Kontainer sahpah hanya sampai sekarang belum ada realisasinya , jelasnya.

BACA JUGA :  WALI KELAS XII.3 SMA NEGERI 1 BITUNG SUKSES ANTARKAN 38 SISWA LULUS 100%

Jelas Pak Rt kembali ” Rencana nya mau ditempatkan kontainer di lokasi sampah berserakan itu. hanya butuh dana untuk buat barau dan pondasinya , kita tidak ada biaya . himbauan tampa opsi / solusi tidak menyelesaikan masalah, mau menempatkan kontainer sampah lahan tidak ada.

kemudian untuk menyajikan berita dan informasi yang berimbang jurnalis media utama juga melakukan konfirmasi via whatsApp  dengan Lurah Desa Suka Harja Kecamatan Delta Pawan,  

Pak Darmo (lurah Desa Suka Harja) Via whatsApp kami kutip sebagai berikut ” saya sudah koordinasikan dengan  ketua RT dan dinas terkait bahkan kami bertiga sama-sama sudah turun Kunjungan Dinas(KD) lapangan untuk survey, dan Alhamdullilah ada langkah-langkah yang sudah dan akan diambil kedepannya

titik lokasi landasan sudah di sepakati,  dinas perkim LH melalui kasi angkutan siap untuk bak Kontainernya. setelah sampahnya kemarin diangkut saya minta dipasang spanduk/baner dari perkim LH dan disanggupi.

sampah di jalan karya tani

Sementara itu Kasie Angkutan Dinas Perkim LH (Pak Yusuf Han ) ketikan di konfirmasi via whatsApp penjelasannya kami kutip sebagai berikut ” kami sudah koordinasi dengan ketua RT dan Lurah untuk menyiapkan lokasi penempatan bak sampah, lanjut beliau kendala yang dihadapi di Jalan Karya Tani tidak ada lokasi yang bisa ditempatkan bak sampah Kontainer karena bahu jalan tidak mencukupi untuk penempatan kontainer, kami butuh minimal lokasi untuk penempatan bak nya saja 4 meter x 6 meter, tambah beliau , belum lagi lokasi mobilitas  mobil  untuk mengangkutnya (sampah). kami dari dinas perkim LH siap menempatkan bak disana jika lurah dan Rt dapat menyiapkan lahan yang cukup untuk ditempatkan tempat sampah. dengan syarat lokasi bebas dari protes warga dan mendapat ijin dari warga sekitar dan lurah.

BACA JUGA :  Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

jelas beliau kembali ” masalah masyarakat buang sampah disitu sudah berjalan berjalan cukup lama, kami dari perkim LH sudah sering mengangkut bahkan sudah menghabiskan dana jutaan. akan tetapi tetap masyarakat berulang buang di situ. bahkan bersama Satpol PP pernah turun pasang baleho larangan dan saya sendiri bersama anak buah pernah mengadakan pengintaian siang malam  untuk mengungkap atau menangkap pelaku.

foto saat angkut sampah

Dari pengamatan  jurnalis media suara utama dilapangan memang benar s tumpukan sampah sudah terangkut  namun masih meninggalkan sisa bahkan sudah ada yang tercebur kedalam parit. dan di tempat tersebut sudah terpasang Baliho larangan membuang sampah.

BACA JUGA :  Penggurus Kelompok Tani Meraang Dan Tokoh Adat Menyambangi Mapolres Berau. Menyerahkan Surat Garapan Mereka

sebagaimana kita ketahui Dampak membuang sampah sembarangan akan merusak pemandangan, mendatangkan bau yang tidak sedap, mendatangkan banjir level rendah sampai yang tinggi, mendatangkan berbagai penyakit dan dapat mencemari lingkungan.

Maka dari itu, mulai sekarang marilah kita membiasakan diri untuk tidak membuang sampah. Apa sih susahnya membuang sampah pada tempatnya? Hanya mengantongi sampah saja, membawa ke tong sampah, itu mudah sekali dan memberikan pengaruh efek kebaikan yang besar.

Pengendalian sampah yang paling sederhana dan efektif adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. Mulailah tanamkan niat, bahwa, ‘’Aku harus membuang sampah pada tempatnya. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. Peran Pemerintah dalam hal ini juga sangat diperlukan, dengan peraturan-peraturan dan sangsi-sangsi yang ada, diharapkan bisa meminimalkan perusakan lingkungan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Terkait dengan lokasi untuk menempatkan kontainer sampah, dana yang dibutuhkan semoga ada jalan keluar dan  perhatian dari pemerintah setempat,  dan semoga hal serupa tidak kita jumpai lagi ditempat lain sehingga Kota Ketapang yang kita cintai ini menjadi Kota Bersih  Sehat Ramah dan indah.

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru