Sekolah Penggerak Gunakan Asesmen Berbasis Teknologi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

- Publisher

Jumat, 15 September 2023 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

In House Training SMAN 7 Luwu Utara

In House Training SMAN 7 Luwu Utara

SUARA UTAMA, Luwu Utara – UPT SMAN 7 Luwu Utara melaksanakan In House Training (IHT) selama tiga hari (14 – 16 September 2023). Kegiatan yang diikuti oleh puluhan guru dilaksanakan secara tatap muka dan daring di Ruang Guru SMAN 7 Luwu Utara.

“Kegiatan IHT yang dilaksanakan oleh SMAN 7 Luwu Utara untuk meningkatkan kapasitas guru dalam penerapan strategi implementasi kurikulum merdeka, “ungkap Mat Bahruddin, Kepala UPT SMAN 7 Luwu Utara.

BACA JUGA :  PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan

Lebih lanjut, “saya mengajak semua guru, untuk belajar menggunakan aplikasi berbasis teknologi yang dapat membuat suasana proses pembelajaran menjadi lebih menarik bagi siswa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di SMAN 7 Luwu Utara yang menjadi sekolah penggerak”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harry Yulianto selaku Fasilitator Sekolah Penggerak yang menjadi narasumber menjelaskan, “asesmen awal perlu dilakukan oleh guru untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar serta mengetahui kesiapan siswa, yang hasilnya dapat dipergunakan guru untuk merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi”.

BACA JUGA :  Gedung Perusahaan Milik Pengusaha Muda Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian di taksir 150 juta.

“Terdapat perubahan paradigma asesmen didalam implementasi kurikulum merdeka belajar, dimana guru diberikan keleluasaan dalam menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif”, kata Harry Yulianto yang menjadi Rekoris MURI tahun 2022 untuk kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

“Guru dapat menggunakan berbagai aplikasi berbasis teknologi untuk melakukan asesmen pembelajaran. Teknik asesmen bukan hanya berupa tertulis saja yang umumnya dipergunakan oleh sebagian besar guru, namun dapat berupa observasi, projek ataupun kinerja, sehingga dapat mengukur kemampuan dan pemahaman siswa terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran secara adil, proporsional, valid, dan reliable”, pungkas Harry yang pernah bertugas sebagai Tenaga Ahli bidang perencanaan dan penganggaran di BAPPENAS.

BACA JUGA :  Pidato Sakral Marc Klok Bakar Mental Juara Persib : Godog Cemoohan PSM Jadi Energi Menuju Hat-Trick Sejarah Liga Indonesia!

Berita Terkait

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:37 WIB

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Berita Terbaru