lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

SMK Al Manshurin Kediri Gelar Upacara Bendera, Perkuat Empat Pilar Kebangsaan

SMK Al Manshurin Kediri Gelar Upacara Bendera, Perkuat Empat Pilar Kebangsaan

- Publisher

Selasa, 7 Februari 2023 - 18:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Kediri (7/2). Perkuat empat pilar kebangsaan, Ponpes Nurul Huda Al Manshurin dan SMK Al Manshurin Kota Kediri menggelar upacara rutin bertempat di Lapangan Futsal Ponpes Nurul Huda Al Manshurin, diikuti oleh 200 orang santri, pada Senin (6/2). Bertindak sebagai pembina upacara, Guru SMK Al Manshurin, Asyhari Eko Prayitno yang juga Ketua Pemuda LDII Kota Kediri.

Dalam amanatnya, ia mengatakan bahwa Indonesia itu adalah Negara Besar yang Majemuk, memiliki banyak suku, ras, agama serta pulau yang banyak dan beragam. “Maka nilai-nilai moral dalam kebinekaan supaya tetap diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, seperti saling toleransi dalam perbedaan dan saling menghormati satu dengan yang lain,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dari Balik Jeruji Hasilkan Karya: WBP Lapas Bangko Sulap Kayu Jadi Kandang Burung Bernilai Jual

Menurutnya, perbedaan itu adalah hal yang wajar di dalam hidup bernegara. “Maka dengan perbedaan itulah menjadi keberagaman di Indonesia, yang terpenting tetap satu suara yaitu NKRI harga mati,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan bahwa Empat Pilar dalam berbangsa dan bernegara adalah mutlak, tidak bisa diubah, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tungal Ika, dan NKRI. Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh maka bangunan akan mudah roboh.

BACA JUGA :  Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi

“Maka untuk memperkuat hal itu, LDII memiliki Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, Kebangsaan menjadi bidang prioritas yang disebut di nomor yang pertama. Sebab apabila urusan kebangsaan terganggu, maka urusan ibadah juga akan terganggu,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa delapan bidang tersebut diantaranya adalah kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan alami, teknologi digital, ketahanan pangan dan lingkungan, dan energi baru terbarukan.

BACA JUGA :  Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

“Ini menjadi landasan bagi kami, upacara bendera ini merupakan fokus bidang Kebangsaan diantara delapan program pengabdian LDII, kedepan tantangan negeri akan semakin berat, persiapkan anak-anak kita menjadi generasi profesional religius,” jelasnya.

“Karena itu, kami mengajak semua masyarakat Indonesia, apapun latar belakangnya, untuk menjadikan empat pilar kebangsaan sebagai tiang penyangga yang kokoh agar rakyat Indonesia merasa nyaman, tenteram, aman, dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan yang memecah belah bangsa,” tutupnya.

Berita Terkait

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital
Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan
Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi
SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan
Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/