Pengurus LDTQN dan IBU BELA Palangkaraya Gelar Manaqib di Yayasan Al-Qonita

Suara Utama ID, Palangkaraya – Jajaran Pengurus LDTQN dan IBU BELA Suryalaya Perwakilan Kota Palangkaraya menggelar amaliyah rutin bulanan Manaqib Pondok Pesantren Suryalaya (PPS) pada Selasa malam Rabu, (7/4/2026), 6 Syawal 1447 H, pukul 19.00 WITA. Kegiatan Manaqib ini sekaligus memperingati Haol Pangersa Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin RA, yang akrab disebut Abah Anom Rodiallahuanhu (RA).
Hajah Ubudiyah, Ketua Yayasan Al-Qonita, yang masih merupakan cucu keturunan dari Syekh Arsad Albanjari atau Datuk Kalampayan, yang juga merupakan kakek dari Guru Sekumpul, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. “Alhamdulillah, setelah kita Ramadan, saat ini juga masih di bulan Syawal, sekaligus Haol mengenang Pangersa Abah Anom, beliau dipanggil oleh Allah SWT. Semoga dengan keberkahannya, malam ini kita bersilaturahim dalam melaksanakan amaliyah Manaqib menjadi keberkahan bagi LDTQN Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng),” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khidmat Ilmiah Manaqib kali ini diisi oleh Ustad Eka Suriansyah M.SI dengan pembacaan Alquran oleh Ustad Amin, pembacaan tanbih oleh H. Undang Abdulrahman, tawasul oleh Ustad Kang Hudi, dan Manaqib oleh Ustad Nijar, yang ditutup dengan membaca sholawat bani hasyim.
Ustad Eka memaparkan terkait pintu-pintu hawa nafsu yang harus ditutup dengan kalimat zikir laa ilaa ha ila allah seperti yang telah diajarkan oleh Guru Mursyid Kamil Mukamil Pangersa Abah Anom RA. “Manaqib ini sebagai sebuah amaliah bulanan yang tentu bisa mengingatkan kembali hal-hal yang telah terlupakan, dengan manaqib ini diharapkan amaliah ini bisa kita ingat kembali, yang tadinya malas bisa menyegarkan kembali,” ujarnya.
H. Undang, salah seorang Penasehat LDTQN Kota Palangkaraya, menjelaskan bahwa Manaqib di Al-Qonita Palangkaraya ini telah dimulai sejak tahun 2010. “Beliau mengatakan, dirinya sejak tahun 1997 telah melaksanakan amaliyah ini dengan komunitas sendiri, pernah juga dirinya mengajak rombongannya bertalqin di Banjarmasin kepada Ustad Syakerani wakil talqin Suryalaya dan sempat ke Martapura,” ujarnya.
Senada dengan itu ustad Amin juga menekankan bahwa segala bentuk amaliyah mulai dari zikir rutin harian mingguan dan bulanan untuk di Kota Palangkaraya sudah rutin dilaksanakan. sangat disayangkan jika ikhwan/wat sampai tidak dapat hadir , karena amaliyah ini adalah hal yang wajib.
Terkait majelis zikir titik pertama di laksanakan pada hari selasa malam rabu bertempat di jalan Murjani Optik Mulya Insan kediaman H. Undang, lalu Masjid Alfirdaus setiap kamis malam jumat mulai magrib berjamaah di Geobos tepatnya jalan Jamrud, Sabtu malam minggu di Masjid raya Darussalam , kemudian di jalan Piranha setiap selasa malam rabu , diharapkan seyogyanya semua ikhwan dapat menghadiri amaliyah di tempat yang telah di sediakan , dan tidak ada alasan untuk tidak dapat hadir . Tegas Ketua LDTQN Perwakilan Kota Palangkaraya ini.
Kegiatan Manaqib ini rutin dilaksanakan pada tiap bulan di hari Selasa malam Rabu, dan setiap tiga bulan sekali dihadirkan oleh Guru Syafrullah dalam rangka safari Manaqib. Al-Qonita ini merupakan markas beliau, pasalnya ada ruang khusus yang diperuntukkan bagi Guru Safrullah beristirahat.
Terkait dengan ibu Bela , dalam waktu dekat beliau berencana akan menghadirkan Pangersa Umi dari Suryalaya guna mensuport terbentuknya IBU BELA Perwakilan Kota Palangkaraya dimana ibu bela kota Palangkaraya ini kiprahnya saat ini menurutnya sudah luar biasa, jelas Nya.
Di akhir wawancara, Ketua Yayasan Al-Qonita ini mempersilahkan untuk ikut menghadiri safari Manaqib yang akan diisi oleh Guru Syafrullah, Wakil Talqin Pondok Pesantren Suryalaya Wilayah Propinsi Kalimantan. Dirinya juga menyatakan rasa senang bisa bersilaturahmi dengan wartawan Suara Utama ID, semoga kita semua mendapatkan keberkahan-Nya.
(Ramat-Suara Utama.ID)
Penulis : Rahmat Budianto
Editor : Rahmat Budianto
Sumber Berita: LDTQN Kota Palangkaraya










