Menegur, Remaja malah di keroyok dan di tikam

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1000237582 e1738573397489 Menegur, Remaja malah di keroyok dan di tikam Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

 

SUARA UTAMA, Mesuji – Sebuah insiden kekerasan yang memilukan terjadi di Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, pada Minggu dini hari (02/02/2025), sekitar pukul 02.00 WIB. Bagas Wijaya (18 tahun), warga Dusun Tebing, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, menjadi korban pengeroyokan dan penikaman oleh sekelompok remaja bermotor. Kejadian ini mengakibatkan luka serius (maaf – Usus terburai) dan kondisi kritis pada korban.

FB IMG 1738573606360 e1738573690457 Menegur, Remaja malah di keroyok dan di tikam Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Kondisi korban pengeroyokan dan penusukan

 

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kronologi kejadian bermula saat korban sedang berada di rumah kost temannya. Saat itu, korban sedang duduk di depan rumah kost ketika tiba-tiba muncul sekelompok pemuda bermotor, sekitar 15 orang, dengan suara motor yang bising. beberapa orang dari rombongan tersebut diketahui merupakan teman sekolah dari teman si korban.  Karena merasa terganggu dan khawatir mengganggu warga sekitar, kemudian korban menegur salah satu dari mereka. Teguran itu memicu percekcokan yang berujung pada aksi pengeroyokan brutal. Salah seorang dari rombongan itu bahkan nekat menikam tubuh bagian samping korban.

Melihat korban yang tergeletak, rombongan tersebut langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Oleh Teman korban dan warga sekitar, Korban pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Mesuji Healthcare Center (dulu – RS Puri Husada Simpang Pematang). Saat tiba di rumah sakit, kondisi korban sudah sangat kritis, sehingga tim medis langsung melakukan tindakan operasi darurat untuk menyelamatkan nyawanya.

BACA JUGA :  Mungkinkah Menulis Ulang Hubungan Prabowo dan Megawati Untuk Rekonsiliasi Nasional ?

Mendapat laporan tentang kejadian tersebut, pihak Kepolisian Resor Mesuji segera bergerak cepat untuk mengolah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Keluarga korban dan perwakilan dari Organisasi PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) meminta kepada aparat kepolisian untuk menangani kasus ini dengan tegas dan cepat. Mereka berharap pelaku segera diadili sesuai hukum yang berlaku.

 

Kondisi korban dn Keluarga

Saat ini, Bagas masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisinya yang kritis membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Keluarga korban, yang termasuk dalam kategori keluarga tidak mampu, memohon bantuan dari masyarakat untuk meringankan beban biaya pengobatan yang harus ditanggung.

Bagi yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan langsung ke keluarga korban di Dusun Tebing, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur atau melalui orang-orang yang di percayakan untuk menggalang Dana.

Insiden ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Kekerasan yang melibatkan kalangan remaja ataupun gerombolan bermotor bersuara bising ini bukan hanya meresahkan, tetapi juga mengancam nyawa. Semoga kasus ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwajib untuk mengambil langkah tegas guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Mari kita bersama-sama membantu keluarga korban melalui donasi dan do’a agar korban segera pulih dan pelaku kejahatan ini segera diadili.

Berita Terkait

Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis
Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar
PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul
KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo
PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?
Diduga Lalai Dalam Menjalankan Tugas, Oknum Petugas Jalan PU Ruas Jalan Pekalen -Klenang Jadi Sorotan 

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:30

Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33

Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:26

PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:46

KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:38

PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?

Senin, 9 Februari 2026 - 18:30

Diduga Lalai Dalam Menjalankan Tugas, Oknum Petugas Jalan PU Ruas Jalan Pekalen -Klenang Jadi Sorotan 

Senin, 9 Februari 2026 - 07:31

Pembangunan Jembatan di Desa Lubuk Birah Mangkrak, Warga Keluhkan Janji Tak Tepat Waktu: Kades Bungkam

Berita Terbaru