Melihat Tantangan dan Harapan Bupati Terpilih Kabupaten Pringsewu untuk 5 Tahun Kedepan

- Publisher

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

Agus Solihin, S.Pi (Penggiat Lingkungan Provinsi Lampung)

SUARA UTAMA – Pelantikan kepala daerah yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia hari ini memberikan sinyal positif dari arahan Presiden RI. Sebelumnya, di hadapan para menteri kabinet, Bapak Prabowo Subianto menekankan bahwa setiap program pemerintah harus hadir untuk memberikan kebaikan dan berdampak langsung, memudahkan, serta menghadirkan manfaat bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Setiap kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/walikota, khususnya di Provinsi Lampung, setidaknya harus memiliki empat langkah utama, yaitu kolaboratif, inovatif, berani, dan tuntas dalam menjalankan program-program pemerintahan ke depan. Hal ini penting mengingat secara global, target-target SDGs (Sustainable Development Goals) juga harus menjadi rujukan bagi setiap kepala daerah dalam merencanakan dan melaksanakan program pemerintah daerah.

SDGs merupakan komitmen pembangunan global yang harus diimplementasikan dalam pembangunan nasional dan daerah. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah untuk mengintegrasikan target dan indikator SDGs ke dalam pembangunan daerah, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Berbicara mengenai SDGs dalam lingkup yang lebih spesifik, terutama dalam persoalan lingkungan, Kabupaten Pringsewu memiliki potensi besar untuk menjadi kabupaten percontohan dalam hal pengelolaan lingkungan, khususnya terkait masalah sampah, yang hingga saat ini masih menjadi persoalan bersama.

BACA JUGA :  Diduga Api Bakaran Sampah, Ruko Furniture di Pematang Kandis Ludes Terbakar

Kabupaten Pringsewu memiliki daya dukung sarana dan prasarana yang memadai, terutama dengan adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) berbasis kawasan. Terlebih lagi, jika didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang terlatih dan mumpuni, langkah-langkah tersebut dapat berjalan sinergis dan sukses dalam mensukseskan program-program pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Bupati terpilih Pringsewu memiliki peluang besar untuk membawa Kabupaten Pringsewu sebagai kabupaten percontohan dalam pengelolaan sampah, asalkan Bupati mampu mensinergikan seluruh elemen masyarakat—termasuk ormas, filantropi, pelaku usaha, penggiat lingkungan, akademisi, dan pihak terkait lainnya—secara serius.

Dengan begitu, “sinergi” tidak hanya menjadi slogan yang terus-menerus menjadi narasi kepala daerah, tetapi benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat sebagai upaya nyata untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pringsewu secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan

Kesimpulan

Tantangan besar di hadapan Bupati terpilih Pringsewu adalah bagaimana membangun sinergi yang solid antara pemerintah daerah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan sampah. Jika langkah ini dapat dijalankan dengan baik, Kabupaten Pringsewu berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi masalah lingkungan, serta menciptakan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis : Agus Solihin, S.Pi.

Editor : Irawan, S.E., C.IJ, C.PW

Berita Terkait

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Pemimpin Redaksi Suara Utama, Andre Hariyanto Soroti Dugaan Penyadapan Presiden hingga Media
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Berita ini 548 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Kamis, 5 November 2026 - 18:13 WIB

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp