Marxisme Jadi Nenengisme: Fanpage Ideologi Berubah Jadi Halaman Kebun

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Jakarta – Sebuah fenomena unik terjadi di media sosial setelah sebuah fan page Facebook yang sebelumnya bernama Marxisme Indonesia berubah nama menjadi Neneng Rosdiyana, nama seorang ibu rumah tangga yang aktif di komunitas perkebunan. Perubahan ini sontak menjadi perbincangan dan memunculkan istilah jenaka di kalangan warganet, yakni Nenengisme.

Fan page tersebut kini berisi aktivitas sehari-hari Neneng Rosdiyana, yang diketahui bukan merupakan tokoh akademik atau aktivis ideologi, melainkan penggiat pertanian rumah tangga. Tak disangka, halaman yang kini berisi konten tentang kebun dan kegiatan komunitas ibu-ibu itu sebelumnya merupakan wadah diskusi mengenai paham Marxisme.

Dalam keterangannya, Neneng mengaku tidak mengetahui sejarah halaman tersebut sebelum ia kelola.
“Setahun yang lalu saya aja baru denger nama Marxis. Saya kira itu nama band,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa nama fan page itu diganti sesuai namanya karena akan digunakan untuk promosi Facebook pribadi.

Neneng pun meminta warganet untuk berhenti menautkan dirinya dengan paham Marxisme.
“Jadi stop nanya-nanya dan nyebut saya penganut. Dan please lah buat kalian yang fans Marxis, terima kenyataan bahwa page ini sekarang emang udah jadi Neneng Rosdiyana,” tegasnya.

Hingga kini, halaman Facebook tersebut masih aktif dan memiliki sekitar 7.700 pengikut. Banyak dari mereka yang tetap berinteraksi di kolom komentar, sebagian besar dengan candaan yang memadukan istilah Marxisme dengan aktivitas perkebunan ala Neneng.

BACA JUGA :  Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Probolinggo Di laporkan, Karyawan Terkesan Ada Hal Besar Yang di Tutupi

Apa Itu Marxisme?

Marxisme merupakan sebuah teori sosial, ekonomi, dan politik yang berakar pada pemikiran Karl Marx. Inti dari Marxisme adalah pandangan bahwa masyarakat terbagi ke dalam kelas-kelas sosial yang saling bertentangan, khususnya antara pemilik modal (borjuasi) dan kelas pekerja (proletariat). Marx meyakini bahwa konflik antara kedua kelas ini akan memicu perubahan revolusioner menuju masyarakat tanpa kelas.

Paham ini menjadi dasar ideologi komunisme, dan dalam sejarah penerapannya sering dikaitkan dengan berbagai kontroversi, terutama terkait pelanggaran hak asasi manusia dan kegagalan ekonomi di beberapa negara yang mencoba menerapkannya secara ekstrem.

Reaksi Netizen

Istilah Nenengisme sendiri tidak memiliki makna ideologis atau filosofis yang jelas. Sebaliknya, istilah tersebut muncul sebagai candaan dan bentuk keheranan atas perubahan drastis isi halaman yang awalnya dianggap sebagai tempat diskusi serius tentang ideologi, namun kini berubah menjadi tempat berbagi tips berkebun dan aktivitas harian ibu rumah tangga.

Fenomena ini menjadi bukti bagaimana dunia digital, terutama media sosial, dapat menghadirkan pergeseran makna yang tidak terduga, bahkan memunculkan humor di tengah wacana yang sebenarnya serius.

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik
KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:05

KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:24

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Berita Terbaru