Keseruan Event Meraya Pop-Up Market 2024 di Taman Ismail Marzuki

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Panitia Meraya Pop-Up Market 2024 (Ilham Akbar-Suara Utama)

FOTO : Panitia Meraya Pop-Up Market 2024 (Ilham Akbar-Suara Utama)

Suara Utama-Jakarta. 21 Desember 2024  Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Mercu Buana baru saja menggelar acara Meraya Pop-Up Market dengan tema Thrift Forward, Sustainable y2k style”. Acara ini diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki, Galeri Emiria Soenassa yang dihadiri hampir 600 pengunjung. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan fashion thrift sebagai alternatif ramah lingkungan sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih kreatif dalam mendaur ulang dan memanfaatkan pakaian bekas.

Fast fashion hadir di tengah-tengah kita sebagai respons terhadap permintaan pasar yang tinggi akan tren pakaian terbaru. Industri ini berkembang pesat karena mampu menghadirkan koleksi busana yang selalu up-to-date dalam waktu singkat. Namun, di balik kemudahan dan kecepatan tersebut, fast fashion membawa dampak serius bagi lingkungan, seperti meningkatnya limbah tekstil. Untuk itu, Meraya Pop-Up Market hadir sebagai solusi kreatif dan berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif dari fast fashion. Melalui konsep ini, pengunjung diajak untuk menggunakan kembali pakaian layak pakai demi mengurangi limbah tekstil yang terus meningkat. Acara semakin menarik dengan kehadiran Nathania Raissa dan Ratu Lubis. Mereka dikenal sebagai influencer fashion karena gaya berpakaian yang unik dan berani. Nathania Raissa membagikan wawasannya mengenai “From Trash to Treasure” yang membahas tentang tren fashion thrift.

BACA JUGA :  TP PKK Subang Hadiri Rakernas X dan HKG PKK ke-53 Nasional di Samarinda
FOTO : Talkshow bersama Natathania Raissa.(Ilham Akbar-Suara Utama)
FOTO : Talkshow bersama Natathania Raissa.(Ilham Akbar-Suara Utama)

Selain pemaparan materi dari kedua narasumber, Meraya Pop-Up Market juga diisi dengan berbagai kegiatan seru. Mulai dari Bazzar Thrift Shop, untuk menemukan koleksi pakaian unik dan ramah lingkungan. Kemudian ada kegiatan Workshop Beads untuk belajar membuat aksesori, serta Kompetisi Fotografi dan Fashion Show sebagai wadah untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas. Tidak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan oleh hiburan spesial, yaitu penampilan dari Mahitala Music. Pengunjung juga diajak untuk berpartisipasi dalam aksi sosial dengan mendonasikan pakaian layak pakai kepada Clothes for Charity dari Yayasan Gemilang, sebuah gerakan untuk membantu sesama melalui fashion. Sebagai pelengkap, pengunjung bisa mengabadikan momen tak terlupakan di Photobooth dan Photobox Sketch yang tersedia.

FOTO : Dosen Universitas Mercu Buana dan panitia (Ilham Akbar-Suara Utama)
FOTO : Dosen Universitas Mercu Buana dan panitia (Ilham Akbar-Suara Utama)

Panitia berharap acara ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dengan mengedukasi masyarakat mengenai dampak negatif fast fashion dan pentingnya memilih mode yang lebih berkelanjutan. Mereka berharap acara ini dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas, salah satunya melalui program Charity yang turut membantu masyarakat yang membutuhkan. Acara ini tidak hanya sebagai perayaan fashion, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang bermanfaat. Meraya Pop-Up Market sukses memberikan dampak positif bagi para pengunjung yang hadir. 

Penulis : Ilham Akbar

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak
Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:08

Media Suara Utama Buka Kesempatan Bergabung bagi Jurnalis dan Kontributor di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Fhoto saat kegiatan peringatan 1 abad hari lahir Nahdalatul Ulama Tanggamus

Berita Utama

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:20