Kembangkan Fasilitas PSEL, Indonesia Dapat dukungan dari 190 Perusahaan

- Publisher

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Oktober 2025 — Indonesia memerlukan investasi besar mencapai Rp91 triliun untuk mengembangkan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di 33 kota seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan oleh CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, dalam acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2025 yang digelar di Jakarta, Jumat (10/10).

Rosan menegaskan bahwa proyek strategis ini tidak hanya bertujuan memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Kami tidak dapat melaksanakan program ini sendiri, sehingga kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai mitra, baik lokal maupun internasional, untuk mencapai tujuan ini,” ujarnya.

Program PSEL dirancang sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah sampah perkotaan yang semakin meningkat. Setiap fasilitas akan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari, mengubahnya menjadi sumber listrik yang efisien dan ramah lingkungan.

BACA JUGA :  Terindikasi Tidak Memiliki PBG, Menjadi Misteri Titik Koordinat Gedung Yang Diduga Industri Rokok Desa Bulang 

Inisiatif besar ini juga telah menarik perhatian dunia investasi. Rosan mengungkapkan bahwa lebih dari 190 perusahaan telah menyatakan minat mereka untuk berpartisipasi dalam pengembangan fasilitas PSEL di Indonesia.

Rencananya, program ini akan resmi diluncurkan pada awal November 2025 setelah melalui proses tender dan lelang terbuka secara transparan. Pada tahap awal, pengembangan difokuskan pada 10 kota prioritas, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali.

BACA JUGA :  Launching GJB Berqurban untuk Fokus di Pedalaman Timor NTT

Dengan dukungan investasi yang kuat dan kerja sama lintas sektor, proyek PSEL diharapkan mampu menjadi langkah konkret menuju ekonomi hijau dan energi bersih di Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen nasional terhadap pembangunan berkelanjutan.

Penulis : Ziqro Fernando

Editor : Ziqro Fernando

Sumber Berita: Psel

Berita Terkait

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 
Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Kappung (Dusun) Coci Bangkit Lewat Semangat Jumat Bersih
Safari Jum’at Pj Kades Banua Adolang Perkuat Kerukunan Dan Santuni Lansia
Warga Padangalla Maros Keluhkan Listrik Tak Stabil, Sejumlah Peralatan Elektronik Dilaporkan Rusak
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:58 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:03 WIB

Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

Berita Terbaru

Berita Utama

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:59 WIB