Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

- Publisher

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) kembali terpantau marak di wilayah Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin. Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, dua unit alat berat jenis excavator diduga milik Jayak terlihat beroperasi aktif mengeruk lahan untuk aktivitas penambangan emas ilegal.

Lokasi penambangan tersebut berada di perbatasan Desa Tambang Emas dan Desa Tanjung Benuang, tepatnya tidak jauh dari jalan poros. Warga setempat menyebutkan, jika dari jembatan utama masuk sedikit lalu belok ke kiri dan turun ke bawah, maka akan langsung terlihat dua unit alat berat yang sedang bekerja.

“Iya bang, di situ ada dua alat berat. Itu katanya milik Jayak. Alatnya baru datang dari Medan,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (29/1/26).

Menurut sumber di lapangan, Jayak dikenal sebagai pemain lama PETI di wilayah Pamenang Selatan. Aktivitasnya disebut sudah berlangsung cukup lama dan seolah tak tersentuh hukum, meski kerusakan lingkungan kian parah.

“Sudah puluhan tahun lahan di sini hancur karena tambang emas ilegal. Sungai jadi keruh, kebun rusak, dan kami yang kena dampaknya,” keluh warga lainnya.

BACA JUGA :  Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan

Warga mengaku resah dengan keberadaan aktivitas tersebut karena dilakukan secara terang-terangan menggunakan alat berat, tanpa ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Kalau memang aparat mau datang, kami siap tunjukkan lokasinya. Tempatnya tidak jauh dari jalan poros. Alat beratnya jelas terlihat, tidak sembunyi-sembunyi,” tegas seorang warga.

Masyarakat pun mempertanyakan keberanian aparat penegak hukum dalam menindak pelaku PETI yang diduga kuat telah lama beroperasi dan merusak lingkungan di wilayah tersebut.

“Kami minta Polres Merangin dan Polda Jambi turun langsung. Jangan hanya tangkap pekerja kecil, tapi tangkap juga pemilik dan pemain besarnya,” ujar warga dengan nada kecewa.

Aktivitas penambangan emas ilegal dengan menggunakan alat berat tidak hanya melanggar hukum, namun juga menimbulkan dampak lingkungan serius, seperti kerusakan lahan, pencemaran sungai, ancaman longsor, serta hilangnya sumber mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada alam.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Jayak belum dapat dikonfirmasi. Sementara itu, masyarakat Pamenang Selatan berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas demi menghentikan praktik PETI yang dinilai semakin brutal dan merusak lingkungan hidup.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas
Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah
Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:21 WIB

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas

Minggu, 8 November 2026 - 11:15 WIB

Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp