Tarif Carter Mahal, Akses Transportasi Warga Pedalaman Mapia dan Sekitarnya Terbatas

- Publisher

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, persoalan transportasi di wilayah pedalaman Kabupaten dogiyai semakin Memprihatinkan pada sabtu,20 Desember 2025 di dogiyai papua Tengah.

Mantan Anggota KPU Kabupaten Dogiyai, Andreas Gobai, menjelaskan kondisi transportasi di wilayah pedalaman Distrik Mapia dan sekitarnya yang hingga kini masih sangat terbatas.

Gobai menyebutkan, biaya mobil carter dari Nabire menuju Mapia Barat yang mencakup empat distrik di Kabupaten Dogiyai kini mencapai Rp 4.000.000.

Sementara itu, tarif mobil carter ke Mapia Tengah berkisar Rp 3.000.000.

Selain itu, biaya mobil carter dari Bomomani menuju Abouyaga, Distrik Mapia Barat, juga menembus angka Rp 3.000.000.

Hingga saat ini, belum tersedia layanan transportasi penumpang reguler yang dapat melayani rute tersebut.

BACA JUGA :  Puluhan Dompeng Rakit Mengobrak-abrik Sungai Tanjung Lamin, Warga Desak Polda Jambi Turun Tangan

Jumlah armada pribadi yang mampu menjangkau wilayah tersebut, seperti kendaraan jenis Hilux atau Fortuner, sangat terbatas.

Kondisi jalan yang terjal, rusak parah, dan rawan kecelakaan semakin memperburuk mobilitas masyarakat.

Akibatnya, warga di Distrik Piyaiye, Sukikai Selatan, Mapia Barat, dan Mapia Tengah hidup dalam keterbatasan serius dan nyaris tidak berdaya dalam mengakses transportasi yang aman, layak, dan terjangkau, ujarnya.

BACA JUGA :  Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Situasi ini membutuhkan perhatian nyata serta langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat, agar persoalan transportasi di wilayah Mapia dan sekitarnya dapat ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Ia harap, pemerintah daerah memperbaiki akses jalan transportasi dari  Bomomani sampai di Abouyaga Distrik Mapia barat. Tutup nya Gobai.

Berita Terkait

Indonesia Gelar Dialog Global Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara di Era Digital
Tenaga Ahli DPRD Merangin Jadi Sorotan, Tiga Nama Muncul: Isnedi Buka Suara
Yohanes Degei Tegaskan Ketertiban Ketertiban Jelang Peresmian Gereja Katolik Idakebo
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Lapas Sarolangun Panen Ikan Lele, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan
Umat Stase Goodide Kembangkan Literasi Iman melalui Buku 50 Tahun Pelayanan Katekis Germanus Goo
Bupati Yudas Tebai Serahkan Bantuan Rp300 Juta Untuk Peresmian Gereja
Bansos Tak Kunjung Diterima, Imil Warga Dusun Bangko Minta Bupati Turun Tangan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Indonesia Gelar Dialog Global Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara di Era Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Tenaga Ahli DPRD Merangin Jadi Sorotan, Tiga Nama Muncul: Isnedi Buka Suara

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Yohanes Degei Tegaskan Ketertiban Ketertiban Jelang Peresmian Gereja Katolik Idakebo

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Lapas Sarolangun Panen Ikan Lele, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/