Meriah West Java Festival (WJF) 2025 Guncang Kiara Artha Park Bandung

- Publisher

Sabtu, 8 November 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

West Java Festival (WJF) 2025 usung tema Panca Waluya yang diimplementasikan dalam 5 bidang (Diwana Fikri Aghniya/SUARA UTAMA)

West Java Festival (WJF) 2025 usung tema Panca Waluya yang diimplementasikan dalam 5 bidang (Diwana Fikri Aghniya/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Bandung – Festival kesenian dan budaya terbesar di Jawa Barat, West Java Festival (WJF) 2025 berlangsung di Kiara Artha Park, Kota Bandung selama 2 hari pada 8-9 November 2025.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat sebagai penggagas dan penyelenggara acara festival ini, mengusung tema “Gapura Panca Waluya yang dapat diartikan sebagai Lima Gerbang Kesejahteraan”.

Konsep West Java Festival (WJF) 2025

Konsep dari tema tersebut diimplementasikan pada 5 bidang, yaitu Cageur (kesehatan), Bageur (ketahanan dan ekonomi kreatif), Bener (pelayanan publik), Pinter (edukasi budaya), dan Singer (pentas seni dan kompetisi).

Konsep dari West Java Festival (WJF) 2025 menekankan harmoni antara budaya, kreativitas, dan keberlanjutan.

Acara ini dilaksanakan sebagai festival rakyat yang merayakan kearifan lokal sekaligus bertujuan memajukan ekonomi kreatif, memberikan ruang bagi pertumbuhan UMKM, serta menyediakan layanan seni dan budaya pada publik.

“Festival ini diharapkan dapat berkontribusi bagi kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat,” kata penyelenggara acara ketika dikonfirmasi oleh Tim Redaksi Suara Utama pada Sabtu (08/11/2025).

BACA JUGA :  Sungai Meluap, Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Banjir

Rangkaian Acara di West Java Festival (WJF) 2025

WJF 2025 berisi banyak rangkaian kegiatan yang mencakup konser panggung musik, festival kuliner khas Sunda, pameran UMKM, workshop kreativitas, karnaval budaya, serta layanan publik gratis, seperti cek kesehatan gratis dan pembuatan dokumen administrasi.

Konser panggung musik di WJF turut menampilkan banyak musisi lokal dan nasional antara lain Doel Sumbang, Kunto Aji, The Changcuters, King Nassar, serta musisi dan komunitas seni dari 27 kabupaten dan kota dari seluruh Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA :  Misteri Enam Jam di Makodim Sarko, Warga Merangin Keluar dengan Kondisi Mengenaskan

WJF 2025 terbuka dan gratis untuk umum. Namun khusus untuk pengunjung di area panggung musik utama memerlukan tiket yang dapat dipesan pada panitia WJF melalui kanal resmi panitia dan akun resmi Kiara Artha Park.

Panitia juga telah menyiapkan banyak fasilitas dan protokol pelayanan demi keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Penulis : Diwana Fikri Aghniya

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah ke TMP Maccopa
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB