Formasi – KPM, Desak DPRD Kampar Tuntaskan Dugaan Asusila Oknum DPRD Kampar Fraksi NasDem.

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Formasi - KPM Demonstrasi di DPRD Kampar

Formasi - KPM Demonstrasi di DPRD Kampar

SUARA UTAMA, Kampar – Aksi unjuk rasa yang digelar Forum Masyarakat dan Mahasiswa Kampar Peduli Moral (Formasi-KPM) menggema di lingkungan DPRD Kampar. Puluhan massa mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Kampar agar menunjukkan sikap tegas dan tidak ragu dalam menangani dugaan pelanggaran kode etik berat yang melibatkan anggota DPRD Kampar dari Fraksi NasDem, berinisial P. Legislator tersebut diduga terlibat dalam kasus perselingkuhan dan perzinahan dengan seorang wanita muda asal Pekanbaru.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Raja Pradigjaya menyatakan bahwa persoalan ini bukan sekadar urusan pribadi, melainkan menyangkut martabat publik dan lembaga legislatif. “Ini bukan soal individu semata, tetapi soal tanggung jawab moral wakil rakyat. Apa yang terjadi diduga telah mencoreng wajah masyarakat Kampar, lembaga DPRD, dan nama besar Partai NasDem,” ujar Raja dengan nada keras dan tegas, Senin (30/6/25).

Ia juga menegaskan bahwa integritas moral adalah syarat mutlak bagi seorang wakil rakyat. “Jika seseorang tidak mampu menjaga perilaku pribadinya, bagaimana bisa diandalkan untuk memimpin dan memperjuangkan kepentingan masyarakat ? Kampar tak butuh wakil rakyat yang tidak bermoral. BK harus berani menjatuhkan sanksi yang berat,” serunya.

Sempat terjadi ketegangan ketika massa dihalangi dan memaksa masuk ke dalam kompleks kantor DPRD Kampar. Adu mulut dan dorong-dorongan dengan aparat Kepolisian juga Satpol PP tak dapat dihindarkan. Namun, setelah proses negosiasi cukup panjang, Ketua BK DPRD Kampar, Fahmil, akhirnya bersedia menerima perwakilan massa untuk berdialog secara terbuka di ruang rapat dewan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua BK DPRD Kampar Fahmil, Ketua Fraksi NasDem Eko Sutrisno, Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Fitri, serta sejumlah pejabat, aparat Polres Kampar dan mahasiswa lainnya. Dalam forum itu, Raja meminta BK bertindak adil dan profesional dalam menangani kasus tersebut, serta tidak bermain-main dengan proses hukum dan etika. “Jangan sampai kasus ini tenggelam tanpa kepastian. BK harus serius dan transparan,” tegasnya.

BACA JUGA :  NasDem Kampar Akan Tindak Tegas Kader Yang Mencoreng Marwah Partai, Syamsul Muhkamar Menegaskan.

Perwakilan mahasiswa lainnya, Sofyan, ikut menyuarakan agar oknum anggota DPRD berinisial P segera mengundurkan diri. “Kami khawatir, jika terus dibiarkan, kasus ini akan memicu keresahan publik, menimbulkan kegaduhan, dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap DPRD Kampar,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan itu, Ketua BK DPRD Kampar Fahmil menyatakan komitmennya untuk menjalankan proses secara objektif dan sesuai aturan. “Kami akan memproses kasus ini sesuai dengan tata tertib DPRD. Jika terbukti, sanksi akan dijatuhkan. Tidak ada perlindungan khusus untuk siapa pun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar, Eko Sutrisno, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian mahasiswa terhadap isu moral. Ia mengakui bahwa kasus ini telah merugikan citra partai Nasdem. “Jika memang terbukti bersalah, kami siap memberikan rekomendasi PAW. Kami juga menyarankan agar laporan resmi disampaikan ke aparat penegak hukum,” katanya.

Sebagai penutup dialog, dilakukan penandatanganan letter of commitment oleh Ketua BK DPRD Kampar dan Ketua Fraksi NasDem sebagai bentuk keseriusan dalam menangani dugaan pelanggaran etik ini. Komitmen tersebut sekaligus menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengawasi proses selanjutnya secara terbuka dan transparan.

Aksi Formasi-KPM menjadi peringatan keras bahwa publik tak lagi menoleransi perilaku menyimpang dari wakil rakyat. Harapan masyarakat kini hanya satu: bersihkan DPRD dari sosok yang tak lagi layak menjadi representasi suara rakyat.(Rls)

Penulis : Joell

Sumber Berita : SUARA UTAMA

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru