Setelah 14 Jam Pencarian, Warga Dipasena Korban Serangan Buaya Ditemukan Tewas

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dibawa mobil ambulan ke TPU Tata Kota Dipasena Rawajitu Timur. SUARA UTAMA.ID

Korban dibawa mobil ambulan ke TPU Tata Kota Dipasena Rawajitu Timur. SUARA UTAMA.ID

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Setelah pencarian selama sekitar 14 jam, Wayan Budi bin Nyoman Abu (42), warga Bumi Sentosa, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Lampung yang hilang setelah diserang buaya saat mencari ikan di kanal Dipasena, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Sekretaris Kampung Bumi Sentosa sekaligus tetangga korban, Jaja Indrawan, ratusan warga Dipasena dibantu pihak aparat kepolisian/ TNI dengan puluhan kendaraan air terlibat dalam pencarian korban sejak semalam hingga menjelang waktu Ashar, Senin (4/11). Sekitar pukul 14.00 WIB, warga yang terlibat dalam pencarian menemukan tanda-tanda keberadaan korban, yaitu jala ikan yang digunakan korban tergeletak di tepi kanal, jala tersebut sebelumnya memang masih terikat di tangan korban saat disergap buaya.

“Pada pukul 14.30 WIB, warga menemukan korban dalam kubangan lumpur di antara pohon nipah, dekat Blok 2 Kampung Bumi Dipasena Utama, sekitar 2 kilometer dari lokasi serangan buaya pertama kali. Korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar Jaja.

Jaja menambahkan, ditemukan luka di dada korban, dan beberapa bagian tubuh korban tidak lagi utuh. Setelah ditemukan, korban diperiksa oleh tim kesehatan dari Puskesmas Rawajitu Timur dan kemudian akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tata Kota Dipasena.

BACA JUGA :  Peringatan ke 24  Tragedi 1 Maret 2000 Mengenang Pengorbanan Mengukuhkan Perjuangan 

Sebagaimana diketahui sebelumnya telah diberitakan bahwa  seorang warga Kampung Bumi Sentosa, Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dilaporkan hilang setelah diserang buaya di Kanal Besar dekat pos pemeriksaan Jalur 40 pada Minggu malam (3/11/2024) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Wayan Budi bin Nyoman Abu (42), merupakan suami dari Rita Rini (40) dan ayah dari dua anak. Wayan, yang berasal dari Bandar Jaya, Lampung Tengah, tinggal di Blok 1 Jalur 19 Nomor 5, Kampung Bumi Sentosa.

Peristiwa tragis ini bermula ketika Wayan bersama enam rekannya, termasuk Tikos Sihotang (35), Inani (48), dan Sarno (35), sedang beristirahat di atas sampan masing-masing usai menjala ikan di kanal. Menurut keterangan para saksi, mereka tengah bersantai dan menikmati gorengan di atas sampan saat tiba-tiba seekor buaya besar muncul dan menyambar Wayan. Serangan terjadi sangat cepat, sehingga Wayan tidak sempat berteriak atau memberikan tanda bahaya, membuat seluruh rekannya yang berada di sampan terkejut dan tak sempat memberi pertolongan.

 

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru