SUARA UTAMA – BITUNG, Sulawesi Utara. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSI), Mujiburohman, menegaskan pentingnya dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi pasar rakyat.
Hal tersebut disampaikan Mujiburohman saat mengunjungi kawasan UMKM Zona BakuBae APPSI Kota Bitung di Pasar Cita, pusat Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (21/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan tersebut, Mujiburohman mengapresiasi para pelaku UMKM yang terus bertahan dan mengembangkan usaha kuliner mereka selama beberapa bulan terakhir. Menurut dia, keberadaan kawasan kuliner tersebut tidak hanya memberikan ruang usaha bagi pelaku UMKM, tetapi juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi pedagang pasar dan masyarakat di sekitarnya.
Ia menjelaskan, hubungan antara UMKM kuliner dan pedagang pasar rakyat terlihat dari kebutuhan bahan baku usaha. Sebagian pelaku UMKM membeli bahan makanan dan kebutuhan usaha lainnya dari pedagang di Pasar Cita maupun kawasan perdagangan sekitarnya.
Dengan demikian, aktivitas usaha kuliner dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama melalui perputaran belanja dan meningkatnya aktivitas perdagangan pada malam hari.
“APPSI mendukung penuh perkembangan UMKM ini. APPSI Bitung telah memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk beraktivitas di tempat ini. Jika kegiatan ini terus berkembang, tentu ada dampak positif terhadap omzet pedagang di Pasar Cita dan sekitarnya, karena pelaku UMKM juga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan usahanya di pasar terdekat,” ujar Mujiburohman.
Selain mendorong keberlanjutan usaha, Mujiburohman mengingatkan para pelaku UMKM agar mulai menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan teknologi informasi dan tren media sosial.
Menurut dia, penguasaan pemasaran digital menjadi salah satu faktor penting agar produk UMKM mampu menjangkau konsumen yang lebih luas dan bersaing di tengah perkembangan dunia usaha.
Pelaku UMKM, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan penjualan secara langsung. Pemanfaatan media sosial dan platform pemasaran digital perlu menjadi bagian dari strategi untuk memperkenalkan produk, membangun identitas usaha, serta memperluas pangsa pasar.
“Saya mengingatkan para pelaku usaha agar meningkatkan standar pemasaran produknya. Kuasai pemasaran digital agar produk yang dijual mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak kalah bersaing,” tegasnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPW APPSI Sulawesi Utara Denny Liemitang, Kepala Pasar Cita Rinto Pakaya, Kepala Pasar Winenet Nurdin Bandu, serta pengurus APPSI Kota Bitung, Vanny Kaunang.
Suasana kunjungan berlangsung santai dan penuh keakraban. Selain berdiskusi dengan para pelaku usaha mengenai perkembangan UMKM kuliner, Mujiburohman juga mencicipi sejumlah sajian khas yang ditawarkan di Zona BakuBae, di antaranya minuman saraba, kopi jahe, kopi susu, pisang goreng sepatu, dan pisang goroho goreng.
Kehadiran jajaran APPSI tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM kuliner sekaligus mendorong sinergi antara pedagang pasar dan pelaku usaha kecil dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal di Kota Bitung.
Penulis : Arman Pramana Sulu
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.