Bimtek Literasi Penulisan Publikasi Kegiatan Sekolah dengan Teknologi AI di SMPN Satap 2 Rawajitu Timur

Meningkatkan Literasi Penulisan Publikasi Sekolah dengan Teknologi AI

- Publisher

Kamis, 8 Februari 2024 - 07:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Sekolah SMPN Satap 2 Rawajitu Timur menggelar Bimtek untuk meningkatkan kemampuan penulisan publikasi sekolah dengan memanfaatkan teknologi AI, bertujuan untuk menghadapi tantangan literasi di era digital.

SMPN Satap 2 Rawajitu Timur mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Penulisan Publikasi Kegiatan Sekolah dengan menggunakan Teknologi Artificial Intelligence (AI) pada Rabu, 7 Februari 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 15 guru dari SDN 01 Bumi Dipasena Agung dan guru SMPN Satap 2 Rawajitu Timur, serta 10 siswa SMPN Satap 2.

Pemateri Nafian Faiz Sedang Melakukan Paparan tentang Bimtek Literasi Penulisan Berita Kegaitan Sekolah di Aula SMPN Satap 2 Rawajitu Timur (7/2) Foto : Siska Megawati (Suarautama.id)

Pemateri dalam Bimtek ini adalah Nafian Faiz, seorang Kabiro portal berita online yang berdomisili di Rawajitu Timur. Ia membagikan pengalaman tentang bagaimana menulis berita dengan cepat dan mudah menggunakan aplikasi ChatGPT, sebuah alat bantu penulisan yang berbasis AI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sekolah SDN 01 Bumi Dipasena Agung, merangkap sebagai Kepala Sekolah SMPN Satap 2 Rawajitu Timur, Khusnul Komar, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh peserta Bimtek dapat memaksimalkan kegiatan ini untuk meningkatkan literasi sekolah yang akan berdampak terhadap penyusunan dan penilaian akhir tahunan sekolah.

Peserta Bimtek Literasi SMPN Satap 2 Rawajitu Timur (7/2) Foto: Siska Megawati (suarautama.id)

“Kita harus mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita. Dengan menulis dan mempublikasi kegiatan sekolah, kita dapat mempromosikan dan mensosialisasikan hal positif tentang sekolah kita kepada khalayak umum sekaligus meningkatkan keterampilan literasi,” ujar Khusnul Komar.

Sementara itu, Nafian Faiz dalam paparannya menyampaikan bahwa rendahnya literasi disebabkan oleh rendahnya minat membaca dan menulis, terutama di kalangan guru dan siswa. Ia mengatakan bahwa budaya literasi sangat penting untuk menghindari informasi hoaks yang banyak beredar di dunia Maya.

BACA JUGA :  Kasatreskrim Polres Merangin Dimutasi, Sertijab Ditunda karena Pengungkapan Kasus

“Sekarang ini semua orang pegang HP dan rata-rata punya akun Medsos, tapi budaya literasi masih juga rendah. Betul sih mereka membaca, tapi membaca status WA, status Facebook doang, itu pun yang pendek-pendek. Panjang sedikit pasti diskip. Akibatnya mudah termakan informasi hoaks dan lebih parah menyebarkan informasi hoaks,” ujar Nafian Faiz.

Guru SDN 01 Bumi Dipasana Agung, Rawajitu Timur bersama Pemateri Bimtek (7/2) Foto : Siska Megawati (suarautama.id)

“Kalau guru, siswa dan lembaga pendidikan saja yang menjadi basis kaum intelektual tapi minat baca dan menulisnya rendah, terus bagaimana dengan yang lainnya?” Tanya Nafian Faiz.

Untuk memudahkan menulis Ia menyarankan manfaatkan 3 hal: Bertanyalah kepada Google dengan keluasan informasi yang dimilikinya, gunakan Hati Nurani sebagai keluasan akal budi, dan perintahkan AI (ChatGPT) dengan kecerdasannya untuk membantu pekerjaan kita.

“Aplikasi ChatGPT ini sangat canggih dan pintar. Ia dapat membuat naskah berita dari teks prompt yang kita berikan. Ia juga dapat memberikan saran dan koreksi jika ada kesalahan penulisan atau ejaan. Bahkan sangat membantu pekerjaan ibu bapak sebagai guru dalam mempersiapkan bahan ajar di sekolah,” terang Nafian Faiz.

Guru SMPN Satap 2 Rawajitu Timur beserta Pemateri Bimtek Literasi (7/2) Foto: Siska Megawati (suarautama.id)

Kegiatan Bimtek ini berlangsung dengan nyaman dan disambut dengan antusiasme oleh peserta. Setelah mendapatkan materi pelatihan, peserta Bimtek langsung mempraktikkan penulisan berita dengan menggunakan aplikasi ChatGPT. Mereka tampak asyik dan serius dalam membuat naskah berita, termasuk mencoba ChatGPT untuk kepentingan membuat bahan ajar sekolah.

Berita Terkait

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas
Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah
Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:21 WIB

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas

Minggu, 8 November 2026 - 11:15 WIB

Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp