Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

- Publisher

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – PLT Korwil bidang pendidikan kecamatan maron kabupaten Probolinggo Jawa Timur menindak lanjuti beredar nya informasi di madia massa dengan judul “Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media”. Konfirmasi media berkaitan dengan dugaan Pungli berkedok Sumbangan (24/10/2026).

Sementara, perbedaan antara sumbangan dengan iuran/pungutan sangat jelas dan berbeda “Sumbangan” bersifat sukarela dan nominal tidak ditentukan “Iuran/Pungutan” Sifat nya wajib, nominal ditentukan (ada angka dan rincian nominal yang harus di bayar oleh wali murid).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan oknum kepala SDN Brani Wetan 1 terindikasi melanggar berbagai aturan hukum dan kode etik profesi. Dugaan sikap arogan, anti-kritik, intimidatif, serta mendukung pungutan liar (pungli) menabrak regulasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Sebagaimana dalam Permendikbud nomor 44 Tahun 2012 dan Permendikbud nomor 75 Tahun 2016. Undang undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Pemerintah nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

BACA JUGA :  Terindikasi Kontradiktif, Terbongkar Oknum KPPBC TMP C Probolinggo Diduga Kuat Lakukan Pembiaran 

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Kecamatan Maron “IMS” melalui pesan singkat Whatsap. kepada media mengirimkan Link berita media online tanggal 24 Oktober 2026, di sertakan ucapan terimakasih. Namun, ketika di konfirmasi tindak lanjut nya. Ia hanya menyampaikan tidak bisa melanjutkan percakapan. “Terimakasih maaf saya tidak bisa melanjutkan percakapan ini, Hanya terimakasih. “Tulis nya.

PLT Korwil pendidikan wilayah kecamatan maron “Adnadi” saat di konfirmasi media melalui jejaring yang sama. Ia menyampaikan sudah mendatangi SDN Brani Wetan 1 dan di temui oleh para guru dan komite. Informasi yang di dapatkan terdapat 3 poin.

“01. maksud nya teman teman wali murid dan komite sekolah mengumpulkan sumbangan untuk perbaikan jalan masuk di depan pintu gerbang sekolah, tetapi karena kekurang pahaman istilah tentang sumbangan dan iuran. walaupun maksud nya adalah sumbangan. “Katanya di poin 01.

BACA JUGA :  Resmi Berdiri, Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI) Siap Perkuat Ekosistem Media, Pendidikan, dan Sosial

lebih lanjut kata PLT Korwil pendidikan kecamatan maron di poin 02 dan 03. “Sejumlah uang tersebut, apabila sebagian sudah terkumpul akan di mulai pemasangan paving jalan pintu gerbang tersebut. Komite sekolah mulai ragu untuk melanjutkan perbaikan tersebut karena sudah masuk media, sehingga kemungkinan nya setelah mendapatkan persetujuan dari murid yang lain nantinya. “Papar nya.

Namun, ketika di konfirmasi terkait perbedaan antara sumbangan yang sifat nya tidak mengikat (Sukarela) dengan iuran/ pungutan yang nominalnya telah di tentukan oleh pihak SDN Brani Wetan 1. Ia menegaskan bahwa ada perbedaan.

“Inggih, betul jenengan. kalau nominal di tentukan oleh pihak komite apalagi oleh sekolah, namanya bukan lagi sumbangan. “Imbuh korwil pendidikan kecamatan Maron.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis kabupaten Probolinggo “AM” mengecam keras atas sikap oknum kepala SDN Brani Wetan 1. Menurutnya, Oknum tersebut tidak layak untuk menjadi KS berdasarkan standar kompetensi regulasi pendidikan.

BACA JUGA :  Jakarta Surabaya Tarif 100 Ribu Naik Kereta Api Airlangga. Berikut Jadwal dan Rute

“Berdasarkan standar kompetensi regulasi pendidikan, oknum guru dengan sikap arogan, anti kritik dan Intimidatif tidak layak menjadi kepala sekolah. Secara administratif dan substantif, Kepala sekolah wajib memenuhi kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi manajerial dan supervisi. “Tegas nya.

Ia menambahkan, Dinas pendidikan dan Inspektorat kabupaten Probolinggo agar segera mengambil langkah untuk menindak lanjuti dan melakukan investigasi terkait sikap oknum Kepala SDN Brani Wetan 1, Mengaudit dana bos serta dugaan pungutan liar (Pungli).

“Kami meminta Dinas pendidikan dan inspeksi kabupaten Probolinggo untuk segera melakukan investigasi dan melakukan audit terhadap dana bos SDN Brani wetan 1. Kepada Jurnalis susah bersikap seperti itu apalagi kepada wali murid dan anak didik nya. bisa jadi lebih parah. “Imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Muktamar XI Al-Khairiyah di Cilegon Berjalan Lancar, Ini Harapan Al-Khairiyah Tanggamus
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp