lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Ma’Giling Budaya Adat Adolang Resmi Tercatat, Kepala Dinas Pariwisata : Ini Kebanggaan Kita Bersama

- Publisher

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Majene — Alhamdulillah, satu lagi warisan budaya masyarakat adat Adolang mendapatkan pengakuan melalui pencatatan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia.

Budaya tradisional Ma’Giling tercatat dalam Sistem Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia dengan komunitas asal Komunitas Adat Adolang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Berdasarkan dokumen pencatatan, Ma’Giling masuk dalam kategori Ekspresi Budaya Tradisional, dengan nomor pencatatan EBT762025000199 dan tanggal pencatatan 11 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumen tersebut mencatat Aco Bahri Malilingan sebagai pemohon, sementara Komunitas Adat Adolang tercatat sebagai komunitas asal dari kekayaan intelektual komunal tersebut.

Momentum penyerahan dokumen pencatatan tersebut berlangsung penuh kebanggaan. Dokumen diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Majene, Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si., yang dalam kesempatan tersebut juga hadir sebagai bagian dari keluarga besar Komunitas Adat Adolang.

BACA JUGA :  Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Kepala Dinas: Warisan Budaya Adalah Identitas Bersama

Sebagai bagian dari keluarga besar Komunitas Adat Adolang, keberadaan Ma’Giling memiliki makna tersendiri. Pencatatan ini tidak hanya dipandang sebagai sebuah dokumen administratif, tetapi menjadi bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan.

Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si. menempatkan pencatatan Ma’Giling sebagai sebuah kebanggaan bersama. Menurutnya, budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari identitas daerah yang harus mendapat perhatian dan dilestarikan secara berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Komunitas Adat Adolang, tentu kami merasa bangga. Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga bersama, bukan hanya untuk generasi hari ini, tetapi juga untuk anak cucu kita di masa yang akan datang,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Tingkatkan Pelayanan Kesehatan WBP Melalui Kegiatan CLBK

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat adat dan pemerintah dalam menjaga serta mengembangkan potensi budaya lokal, sehingga kekayaan budaya tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi dapat terus hidup di tengah perkembangan zaman.

Bukan Sekadar Sertifikat, Tetapi Pengakuan terhadap Identitas

Bagi Komunitas Adat Adolang, pencatatan Ma’Giling merupakan sebuah tonggak penting dalam perjalanan pelestarian budaya.

Sebab, sebuah tradisi tidak hanya berbicara tentang gerakan, ritual, atau bentuk ekspresi budaya semata. Di dalamnya terdapat nilai, sejarah, pengetahuan, filosofi, serta identitas sebuah komunitas yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena itu, pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal menjadi bagian dari upaya memberikan ruang perlindungan dan pengakuan terhadap keberadaan budaya tradisional masyarakat.

BACA JUGA :  PKK dan Pemdes Rasau Dinilai Abai Pendampingan UMKM, Baru Datang Saat Usaha Berkembang

Kini, Ma’Giling menjadi salah satu bukti bahwa kekayaan budaya Komunitas Adat Adolang memiliki nilai yang patut dibanggakan dan diperkenalkan lebih luas.

Momentum ini sekaligus menjadi pesan bagi generasi muda Adolang dan masyarakat Majene pada umumnya agar tidak malu mengenal akar budayanya sendiri.

Budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu. Budaya adalah identitas yang menghubungkan kita dengan leluhur dan menjadi bekal bagi generasi yang akan datang.

Dengan pencatatan Ma’Giling ini, semangat pelestarian budaya di Komunitas Adat Adolang diharapkan semakin kuat. Sebab, ketika masyarakat adat, pemerintah, dan generasi muda berjalan bersama, maka warisan leluhur tidak hanya akan tetap hidup, tetapi juga mampu menjadi kebanggaan daerah dan bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia.

Penulis : Hamsir

Editor : Hamsir

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital
Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan
Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi
SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan
Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/