KNPB Meepago Gelar Aksi Soroti Papua Darurat Militer dan Tolak New York Agreement

- Publisher

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Nabire- Komite Nasional Papua Barat (KNPB) se-Meepago yang terdiri dari wilayah Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mapia, Intan Jaya, dan Nabire menggelar aksi damai di Kota Nabire, Papua Tengah, Sabtu (15/8/2026).

Aksi tersebut mengangkat tema “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan” serta menyoroti momentum New York Agreement yang menjadi salah satu isu dalam penyampaian aspirasi massa.

Massa aksi berkumpul di kawasan Pasar Karang, Nabire. Dalam aksi tersebut, sejumlah organisasi gerakan turut menyampaikan aspirasi terkait kondisi sosial, politik, keamanan, dan kemanusiaan di Tanah Papua.

Ketua NGR Fraksi Meepago, Gerson Pigai, mengatakan pihaknya menilai kondisi Tanah Papua saat ini berada dalam situasi darurat militer dan kemanusiaan.

Menurut Pigai, peningkatan kehadiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Papua dinilai berdampak terhadap masyarakat sipil serta berpotensi memperpanjang konflik dan persoalan kemanusiaan.

“Militerisme di Tanah Papua setiap tahun bertambah sehingga rakyat sipil selalu terdampak,” kata Pigai dalam penyampaian aspirasi.

BACA JUGA :  Siswa Gema Insan Cendekia Karawang Belajar Ekosistem Laut dan Kepemimpinan Lingkungan Bersama Emil Salim Institute

Selain menyoroti kondisi keamanan dan kemanusiaan, massa aksi juga menyampaikan penolakan terhadap New York Agreement. Pigai menyatakan bahwa perjanjian yang melibatkan Indonesia, Belanda, dan Amerika Serikat tersebut dilakukan tanpa keterlibatan langsung orang asli Papua dalam proses perundingan.

Aksi damai tersebut digerakkan oleh KNPB se-Meepago dengan melibatkan puluhan organisasi gerakan yang berada di Nabire.

BACA JUGA :  Pemasyarakatan Jambi Berduka, Kalapas Bangko Pimpin Penghormatan Terakhir Ahmad Joki Rustandi

Koordinator lapangan aksi Maikel Pekei, didampingi Wakil Koordinator Lapangan Feri Dogomo. Sementara penanggung jawab aksi adalah Shon Adii, Kris Mote, dan Ando Douw.
Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Badan Pengurus Pusat (BPP) KNPB yang dipimpin Agus Kossay.

Berdasarkan pantauan Media SUARAUTAMA aksi berlangsung dengan tertib dan damai hingga selesai. Tidak terjadi bentrokan maupun tindakan kekerasan selama kegiatan berlangsung.

Berita Terkait

Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi: Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral
Paroki Idakebo Sambut Bulan Maria dengan Perarakan Patung Bunda Maria, Doa Rosario, dan Perayaan Ekaristi
Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 
Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi
Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek – KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka
Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami
83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi
Sucikan Hati, Bersihkan Diri: WBP Lapas Bangko Dalami Ilmu Thaharah
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi: Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Paroki Idakebo Sambut Bulan Maria dengan Perarakan Patung Bunda Maria, Doa Rosario, dan Perayaan Ekaristi

Rabu, 30 September 2026 - 19:31 WIB

Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 

Rabu, 30 September 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi

Rabu, 30 September 2026 - 06:20 WIB

Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/