Kepala Puskesmas Kepayang Dan Kades Beri Penjelasan Terkait Dugaan Jual Beli Buku KIA

- Publisher

Senin, 19 Januari 2026 - 18:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Tanjab Barat – Kepala Desa (Kades) Desa Kepayang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, M. Topik, memberikan penjelasan terkait keluhan warga mengenai dugaan jual beli Buku KIA oleh oknum bidan setempat. Keterangan ini disampaikan melalui sambungan telepon, (19/1/26) Senin pagi.

Warga telah melapor dan mempertanyakan apakah buku KIA diberikan secara gratis atau harus dibeli. “Warga datang bertanya dan melaporkan ke saya terkait hal ini, jadi saya langsung lakukan konfirmasi untuk mendapatkan informasi yang akurat,” ujar M. Topik.

BACA JUGA :  Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital

Setelah melakukan verifikasi kepada Kepala Puskesmas Kecamatan Senyerang, diketahui terdapat perbedaan aturan pemberian buku KIA. “Jika pasien berobat di Puskesdes atau Posyandu, buku KIA diberikan secara gratis. Namun, jika berobat di klinik atau secara mandiri, memang diperlukan pembelian buku tersebut,” jelas Kades.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut kemudian disampaikan kembali kepada warga agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. “Laporan warga ini telah saya konsultasikan dan konfirmasikan kepada Kepala Pukesmas setempat agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.

BACA JUGA :  UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Kades menambahkan bahwa langkah konfirmasi dan penyampaian informasi ini dilakukan untuk memastikan semua kondisi di desa berjalan dengan baik dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan benar.

Terpisah, Kepala Puskesmas Senyerang Dr. Leni memberikan tanggapan terkait permasalahan tersebut. “Kami kurang paham mengenai pengadaan buku secara mandiri, karena buku KIA yang ada di puskesmas, posyandu maupun poskesdes berasal dari pengadaan Dinas Kesehatan, dan saya tidak melihat buku yang diperjualbelikan secara langsung. Kemarin Kades menghubungi saya untuk memberitahu masalah penjualan buku KIA, kemudian saya langsung memanggil bidan yang bersangkutan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Jakarta Surabaya Tarif 100 Ribu Naik Kereta Api Airlangga. Berikut Jadwal dan Rute

Menurut Dr. Leni, bidan yang bersangkutan menyatakan bahwa penjualan buku tersebut dilakukan saat ia praktik mandiri, di luar lingkup dinas kesehatan dan puskesmas. “Pasien datang ke rumahnya, dan bidan tersebut memberi tahu bahwa buku tersebut dibelinya secara pribadi kemudian pasien ingin membelinya, yang dianggap sebagai dasar suka sama suka,” tambahnya.

Diketahui bahwa buku KIA yang dijual tersebut dibeli secara pribadi oleh bidan melalui platform online Shopee.(Tim)

Penulis : Hengky Deviza

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita: Redaksi Suara utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp