TPKP Tak Jujur Terungkap Pelaku, Dewan Adat Dogiyai: Kami Bentuk Tim Penyelidik Alik

- Jurnalis

Minggu, 29 Mei 2022 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: api kebakaran rumah dan kios masyarakat Dogiyai oleh Orang Tak Kenal (OTK) pada tanggal 23 Mei 2022/Suara Utama ID

Foto: api kebakaran rumah dan kios masyarakat Dogiyai oleh Orang Tak Kenal (OTK) pada tanggal 23 Mei 2022/Suara Utama ID

SUARA UTAMA, JAYAPURA Dewan Adat Kabupaten Dogiyai meminta kepada Tim Penyelidik Kapolda Papua (TPKP) segera menyusut tuntas rentetan peristiwa kebakaran di kabupaten Dogiyai secara terbuka mengungkap siapa dalangnya.

BACA LAGI: Peristiwa Rentetan Kebakaran di Dogiyai, Ini Pernyataan Sikap IPMADO Manokwari

Hal tersebut dinyatakan Wakil Ketua Dewan Adat Kabupaten Dogiyai Yualinus Agapa, lantaran banyak pihak tampak saling menuding tanpa bukti, data dan fakta secara akurat. Demikian rilis tertulis yang diterima reporter Suara Utama ID, Minggu (29/05/2022).

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 TPKP Tak Jujur Terungkap Pelaku, Dewan Adat Dogiyai: Kami Bentuk Tim Penyelidik Alik Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepada Tim Penyelidik Kapolda Papua segera terungkap kebenaran, kejujuran dan transparan berdasarkan data dan fakta aktual di lapangan,” katanya.

BACA LAGI: Rentetan Kebakaran di Dogiyai: IPMADO SEMSAL Tolak Kebijakan Pusat dan Minta Aparat Ungkap Pelaku

Agapa menjelaskan, pasca kebakaran rumah dan kios di Idakebo, Ikebo, Bomomani, dan Ujung Bandara Moanemani terjadi pada malam hari namun belum ada korban jiwa.

“Kami menduga, kok kebakaran terjadi jauh malam tapi nyatanya warga tiada yang korban terhangus kolektif api kebakaran,” kata Agapa.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa, Tim Penyelidik Kapolda Papua terungkap hasil riset sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya.

BACA LAGI: Rentetan Kebakaran di Dogiyai, ini pernyataan sikap IPMADO di Manado

“Supaya masyarakat yang tengah traumatis adanya mayoritas TNI dan Polri di Kabupaten Dogiyai dengan kekuatan cukup besar agar terlindung,” katanya.

BACA JUGA :  Wartawan Suara Utama Menengok Lereng Gunung Semeru di Pronojiwo bersama Sobat RAF

Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Adat juga menduga bahwa kemungkinan ada skenario keterlibatan oknum tertentu untuk percepatan Polres dan Kodim atas penolakan rakyat Dogiyai.

“Kebetulan kebakaran awal terjadi sebelum semalam rakyat Dogiyai aksi demo penolakan kehadiran Polres, Kodim, Otsus, dan pemekaran DOB,” katanya.

BACA LAGI: Api hanguskan kantor milik KNPB Dogiyai ; Jubir KNPB, Kami tetap akan ada bersama rakyat.

Agapa mengatakan, paling terpenting riset TPKP semestinya melibatkan elemen-elemen yang ada di Kabupaten Dogiyai terutama mereka yang ada pada malam kebakaran.

“Kasus ini pelaku bukan rakyat Dogiyai, maka Kapolda Papua akan dimalukan di mata publik baik Papua, nasional maupun internasional,” katanya.

Ia mengatakan, harapan rakyat Dogiyai hanya satu yakni ‘terungkap pelaku kebakaran’ secara terbuka, jujur dan transparan supaya penuduhan pihak-pihak tertentu sirna.

BACA LAGI: SRP Dogiyai Pertanyakan Kasus Kebakaran di Dogiyai, Siapa Dalangnya?

“Pengiriman TNI dan Porli oleh Kapolda Papua secara otomatis tercoreng nama baik institusi kepolisian,” katanya.

Hasil akhir Tim Penyelidikan Kapolda Papua tidak jujur dan terbuka sesuai fakta, maka ia mengatakan kami akan mendesak DPR Papua bentuk Pansus.

“Lantas ke Komnas HAM, Kontras, Fransiskan, MRP dan pemerintah Provinsi untuk bentuk Tim Penyelidikan olak-alik,” katanya.(*)

Berita Terkait

Qurban dan Makna Keikhlasan di Universitas Ibnu Chaldun
Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78,  Polres Ngawi Gelar Lomba Hias Perahu di Waduk Sangiran Bringin
Polres Bengkayang Serahkan 5 Ekor Sapi dan 3 Kambing Kurban
Langgar Kesepakatan, Nelayan Tepeleo Hentikan Tuqboat Yang Melintasi Perairan Patani Utara dan Patani Timur
Idul Adha 1445 H : Penyembelihan Hewan Kurban Wujud Taqwa & Syukur
Ta’lim Mutaalim, Bagaimana Mengagungkan Ilmu, Ahli ilmu & Ustadz
Idul Adha 1445H Petambak Dipasena Lampung Sembelih 26 Sapi dan 123 Kambing Kurban 
Masyarakat Samarinda Antusias Berqurban pada Hari Raya Idul Adha 2024
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 15:26 WIB

Qurban dan Makna Keikhlasan di Universitas Ibnu Chaldun

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:56 WIB

Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78,  Polres Ngawi Gelar Lomba Hias Perahu di Waduk Sangiran Bringin

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:52 WIB

Polres Bengkayang Serahkan 5 Ekor Sapi dan 3 Kambing Kurban

Selasa, 18 Juni 2024 - 08:31 WIB

Langgar Kesepakatan, Nelayan Tepeleo Hentikan Tuqboat Yang Melintasi Perairan Patani Utara dan Patani Timur

Senin, 17 Juni 2024 - 20:24 WIB

Ta’lim Mutaalim, Bagaimana Mengagungkan Ilmu, Ahli ilmu & Ustadz

Senin, 17 Juni 2024 - 20:12 WIB

Idul Adha 1445H Petambak Dipasena Lampung Sembelih 26 Sapi dan 123 Kambing Kurban 

Senin, 17 Juni 2024 - 19:03 WIB

Masyarakat Samarinda Antusias Berqurban pada Hari Raya Idul Adha 2024

Senin, 17 Juni 2024 - 15:27 WIB

Panitia Qurban Masjid Taqwa Banjar Agung Udik Tanggamus Bagikan 210 Paket Daging Qurban 

Berita Terbaru

Artikel

Qurban dan Makna Keikhlasan di Universitas Ibnu Chaldun

Selasa, 18 Jun 2024 - 15:26 WIB

Berita Utama

Polres Bengkayang Serahkan 5 Ekor Sapi dan 3 Kambing Kurban

Selasa, 18 Jun 2024 - 12:52 WIB