banner 728x250

Tindakan Represif TNI/Porli, LHB Papua: 10 Orang Terluka Sementara 2 Lainnya Ditahan

Atas tindakan represif TNI/Porli menyebabkan massa aksi demonstran beberapa titik luka-luka

IMG 20220603 WA0015 Tindakan Represif TNI/Porli, LHB Papua: 10 Orang Terluka Sementara 2 Lainnya Ditahan Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Foto: massa aksi demonstrasi Petisi Rakyat Papua (PRP) pada Jum'at (03/06/2022) di Asrama Mimin Abepura, Kota Jayapura, Papua/Suara Utama ID
banner 120x600
163 Kali Dibaca

SUARA UTAMA, JAYAPURA – Massa aksi demonstrasi Petisi Rakyat Papua (PRP) menolak pemekaran daerah otonomi baru (DOB) dan kelanjutan Otsus Jilid II dibubarkan dengan tindakan represif oleh aparat gabungan TNI/Porli di setiap titik kumpul pada Jum’at (03/06/2022) kota Jayapura, Papua.

BACA LAGI: PRP Menyerukan Bulan Mei Berlawan, Menolak Tunduk!

Titik kumpul di Sentani Depan Kuburan Marten Indey, Expo, Gapura Uncen Perumnas III Waena, Gapura Auditorium Abepura, Lingkaran Abepura Lampu Merah sasaran di Kantor DPRP Kota Jayapura.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Emanuel Gobai menjelaskan, atas tindakan represif TNI/Porli menyebabkan massa aksi demonstran beberapa titik luka-luka.

BACA LAGI: Polisi Larang Aksi 10 Mei, Jubir PRP: Polisi Tidak Punya Hak Membatasi Kami

Ia memastikan massa demonstran yang luka-luka, yakni: Yafet Tekege, Etinus Kogoya, Hano Walilo, David Goo, Edison Pigai, Epi Murib, Econ Pigai, Melky Tebai, Yosepina Boga, Saverius Bagubau.

Sementara Mikelda Petege, Amidom Edowai masih diinterogasi di Polresta Kota Jayapura.

Emanuel Gobai mengaku, pihaknya tengah koordinasi dengan Kapolsek Abepura dan Polresta Kota Jayapura.

BACA LAGI: Tuntutan Pelajar dan Mahasiswa Kota Nabire Terkait DOB dan Otsus Jilid II Tanah Papua

“Namun beliau mengatakan, kami sedang koordinasi dengan Kapolsek lain dan juga Polresta Kota Jayapura, setelah itu kepastian akan dikonfirmasikan,” kata Kapolsek Abepura dikutip Emanuel Gobai di Asrama Mimin Abepura.

Gobai juga meminta Kapolsek Abepura dan Polresta Kota Jayapura segera keluarkan kedua kawan mereka yang sedang ditahan.

“Sebab Mikelda dan Amidom tidak melanggar hukum. Aksi demonstrasi kali ini jelas damai dan bermartabat,” katanya.

banner 468x60
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90