lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Tantangan Dakwah STID M. Natsir, Sulitnya Akses Mengaji

Tantangan Dakwah di Desa Kepau Baru, Kabupaten Kepulauan Meranti

- Publisher

Minggu, 3 April 2022 - 18:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ustadz Hartono Mukti bersama salah satu jamaah di Masjid Al-Jihad, membahas tentang tantangan dakwah/Dokumentasi Pribadi-Suara Utama.

Foto: Ustadz Hartono Mukti bersama salah satu jamaah di Masjid Al-Jihad, membahas tentang tantangan dakwah/Dokumentasi Pribadi-Suara Utama.

SUARA UTAMA, MERANTI – Kafilah khusus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) M. Natsir yang diutus ke pedalaman Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau menghadapi tantangan dakwah, yaitu: sulitnya akses belajar mengaji di desa setempat. 

Program dakwah ke lokasi pedalaman merupakan program khusus bagi para Mahasiswa lulusan STID M. Natsir.

BACA JUGA: Hadirilah 6-7 Juni 2022, Peresmian YPPN DIY, Media Suara Utama dan Milad AR Learning Center di Villa Eden 1 Kaliurang Merapi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustadz Hartono Mukti salah satu kafilah dakwah mengawali agendanya dengan bersilaturahmi dan berbincang bersama salah satu warga di Masjid Al-Jihad, Desa Kepau Baru, Dusun II, membahas tentang kegiatan agama di desa tersebut.

BACA JUGA :  Puluhan Dompeng Rakit Gegerkan Tanjung Lamin, Warga Sebut Oknum BPD dan RT Terlibat PETI: “Jangan Hanya Imbauan!”

Kegiatan agama di Desa Kepau Baru sebagian besar dipengaruhi kristenisasi dengan berdirinya 5 Gereja dan 1 Vihara.

Foto: Ucapan Selamat Datang Bulan Ramadhan 1443 H Management Redaksi Suara Utama/Suara Utama
Foto: Ucapan Selamat Datang Bulan Ramadhan 1443 H Management Redaksi Suara Utama/Suara Utama

“Desa yang minoritas Muslim menjadi tantangan akidah bagi masyarakat setempat.  Di sini kafilah dakwah bersinergi untuk menahan goncangan kristenisasi,” kata Hartono pada media suarautama.id, Ahad, (03/04/2022).

BACA JUGA :  Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini

Langkah awal yang dilakukan kafilah dakwah adalah mencari informasi keadaan masyarakat setempat mengenai mata pencaharian dan sikap kekeluargaannya.

“Informasi yang kami dapatkan dari salah seorang jamaah di Masjid Al-Jihad.  Kepala Desa Kepau Baru merupakan pemeluk agama Kristen, sehingga pergerakan dan kegiatan masyarakat Muslim tidak mendapatkan dukungan dari perangkat desa,” ungkap Hartono.

BACA JUGA: Suara Utama Ganti Domain, Ini Kata Pimred Media Suara Utama ID

Kondisi tersebut, sambung Hartono, membuat kafilah dakwah merasa prihatin dengan kondisi masyarakat setempat. 

BACA JUGA :  Miris, Oknum KS Diduga Membuat Pengumuman Melalui Group Whatsap, Perihal Indikasi Dugaan Praktek Pungli di SDN Sebaung 1.

Menurut Hartono, problem besar pada desa ini adalah minimnya guru ngaji. Sedangkan, anak-anak hanya mengaji, apabila ada guru ngaji yang didatangkan dari kota. Itu pun hanya berlangsung beberapa bulan saja untuk pembinaan. 

Kelas Jurnalistik Official 1 Bulan Penuh
Foto: Kelas Jurnalistik Official 1 Bulan Penuh/Mas Andre Hariyanto/Suara Utama ID

“Ya kita melihat langsung kondisi masyarakat pedalaman di sini, untuk mengaji saja terbatas tenaga pengajarnya. Tidak ada guru ngaji menetap. Padahal untuk fasih mengaji memerlukan waktu belajar yang panjang dan sebaiknya dilakukan setiap hari,” beber Hartono.

Berita Terkait

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi
Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani
Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepala Suku Besar Meepago Serukan Perlindungan Hutan Adat Papua
Kemenimipas Borong Penghargaan AHI 2026, Perkuat Transparansi dan Kepercayaan Publik
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/