Tantangan Dakwah STID M. Natsir, Sulitnya Akses Mengaji

Tantangan Dakwah di Desa Kepau Baru, Kabupaten Kepulauan Meranti

- Publisher

Minggu, 3 April 2022 - 18:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ustadz Hartono Mukti bersama salah satu jamaah di Masjid Al-Jihad, membahas tentang tantangan dakwah/Dokumentasi Pribadi-Suara Utama.

Foto: Ustadz Hartono Mukti bersama salah satu jamaah di Masjid Al-Jihad, membahas tentang tantangan dakwah/Dokumentasi Pribadi-Suara Utama.

SUARA UTAMA, MERANTI – Kafilah khusus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) M. Natsir yang diutus ke pedalaman Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau menghadapi tantangan dakwah, yaitu: sulitnya akses belajar mengaji di desa setempat. 

Program dakwah ke lokasi pedalaman merupakan program khusus bagi para Mahasiswa lulusan STID M. Natsir.

BACA JUGA: Hadirilah 6-7 Juni 2022, Peresmian YPPN DIY, Media Suara Utama dan Milad AR Learning Center di Villa Eden 1 Kaliurang Merapi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustadz Hartono Mukti salah satu kafilah dakwah mengawali agendanya dengan bersilaturahmi dan berbincang bersama salah satu warga di Masjid Al-Jihad, Desa Kepau Baru, Dusun II, membahas tentang kegiatan agama di desa tersebut.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Kegiatan agama di Desa Kepau Baru sebagian besar dipengaruhi kristenisasi dengan berdirinya 5 Gereja dan 1 Vihara.

Foto: Ucapan Selamat Datang Bulan Ramadhan 1443 H Management Redaksi Suara Utama/Suara Utama
Foto: Ucapan Selamat Datang Bulan Ramadhan 1443 H Management Redaksi Suara Utama/Suara Utama

“Desa yang minoritas Muslim menjadi tantangan akidah bagi masyarakat setempat.  Di sini kafilah dakwah bersinergi untuk menahan goncangan kristenisasi,” kata Hartono pada media suarautama.id, Ahad, (03/04/2022).

BACA JUGA :  Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Langkah awal yang dilakukan kafilah dakwah adalah mencari informasi keadaan masyarakat setempat mengenai mata pencaharian dan sikap kekeluargaannya.

“Informasi yang kami dapatkan dari salah seorang jamaah di Masjid Al-Jihad.  Kepala Desa Kepau Baru merupakan pemeluk agama Kristen, sehingga pergerakan dan kegiatan masyarakat Muslim tidak mendapatkan dukungan dari perangkat desa,” ungkap Hartono.

BACA JUGA: Suara Utama Ganti Domain, Ini Kata Pimred Media Suara Utama ID

Kondisi tersebut, sambung Hartono, membuat kafilah dakwah merasa prihatin dengan kondisi masyarakat setempat. 

BACA JUGA :  Bupati Majene Hadiri Pawai Budaya “Messawe To Tamma”, Wujud Syukur Kelulusan dan Khatam Al-Qur'an

Menurut Hartono, problem besar pada desa ini adalah minimnya guru ngaji. Sedangkan, anak-anak hanya mengaji, apabila ada guru ngaji yang didatangkan dari kota. Itu pun hanya berlangsung beberapa bulan saja untuk pembinaan. 

Kelas Jurnalistik Official 1 Bulan Penuh
Foto: Kelas Jurnalistik Official 1 Bulan Penuh/Mas Andre Hariyanto/Suara Utama ID

“Ya kita melihat langsung kondisi masyarakat pedalaman di sini, untuk mengaji saja terbatas tenaga pengajarnya. Tidak ada guru ngaji menetap. Padahal untuk fasih mengaji memerlukan waktu belajar yang panjang dan sebaiknya dilakukan setiap hari,” beber Hartono.

Berita Terkait

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran
Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat
Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene
Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81
Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat
Bapelkum Bitung Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako untuk Security dan TAD Sambut HUT RI ke-81
Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi Sambut HUT RI ke-81
Diduga Minim Pelayanan Saat Jam Kerja, Warga Kampung Baruh Desak Evaluasi Kinerja Lurah dan Pegawai
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:24 WIB

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand