Sudahkah Merdeka Belajar? Di Momentum Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023

- Wartawan

Selasa, 2 Mei 2023 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Pontianak: Ketika pemerintah melaksanakan Program Merdeka Belajar melalui kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi Republik Indonesia, ternyata implementasinya masih perlu dibenahi, terutama mengenai pemahaman apa Itu Merdeka Belajar?.

Akademisi Serta Pemerhati pendidikan FKIP Universitas Tanjungpura Mohamad Rif’at menyampaikan sikap kurang optimisnya terhadap program merdeka belajar dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh pemerintah. Ia menilai persoalan utama adalah kurangnya pemahaman mengenai merdeka belajar.

Menurutnya filosofi dari merdeka belajar yang pertama adalah apakah kurikulum yang diformulasikan serta diselenggarakan di tiap satuan pendidikan sudah sesuai serta mengakomodasi kebutuhan siswa untuk belajar.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Sudahkah Merdeka Belajar? Di Momentum Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023 Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan “kebutuhan belajar siswa ada yang terkait dengan kebutuhan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi. Ada juga kebutuhan keterampilan dalam dunia bekerja,” ujarnya Selasa pagi (5 Februari 2023) dalam wawancara dengan RRI.

Selanjutnya yang kedua, Rif`at menyampaikan, Pemerataan Akses serta kesempatan belajar bagi seluruh warga Negara Indonesia dimasa usia belajar, ini juga bermakna sebagai merdeka belajar.

Yang ketiga lanjut, Rif’at merdeka belajar dapat mengakomodasi berbagai keterampilan, Bakat, minat, kemampuan, siswa yang berbeda-beda. Kegiatan Pembelajaran dengan merdeka belajar harus meningkatkan minat serta bakat serta kemampuan siswa. Keseragaman dalam melayani kebutuhan pembelajaran siswa bukanlah ciri dari merdeka belajar. Pembelajaran merdeka belajar harus mampu meningkatkan minat keterampilan serta bakat sesuai dengan minat siswa.

BACA JUGA :  KB - TK Muslimat NU 88 H. RUQOIYAH BANDAR Mengajarkan Anak Praktek Langsung Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

Diakuinya, pelaksanaan merdeka belajar itu sulit diterapkan, sebagai studi kasus penelitian yang ia lakukan tiga tahun terakhir bersama pendidik diberbagai satuan pendidikan dalam penerapan merdeka belajar, masih belum menjawab bagaimana tujuan merdeka belajar itu semestinya diterapkan. Belum lagi pemahaman makna merdeka belajar yang masih belum seragam dan terarah dikalangan pendidik, termasuk dalam pengimplementasian yang beragam.

“Kesalahpahaman berujung pada implementasi yang salah, itulah yang terjadi. Kita belum berani terlalu optimistis apakah merdeka belajar ini dapat terjadi, tapi saya yakin bertahap bisa dimulai,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa praktik pendidikan masih kental dengan sifat pemaksaan. Peran pendidik ditingkat Sekolah Dasar, Menengah hingga ke Perguruan Tinggi, masih merupakan peran kekuasaan – kekuasaan kecil yang belum memahami bagaimana kebutuhan dasar siswa sebagai sosok pembelajar yang merdeka. Selain itu, keterbatasan guru dan dosen juga merupakan contoh pemaksaan, yang kemudian implementasinya bagian dari tidak adanya kemerdekaan dalam belajar.

Menurutnya, merdeka belajar baru mulai menerobos kewenangan kekuasaan yang mungkin belum akomodatif terhadap kebutuhan belajar siswa saat ini. Dan selama ini peran pendidik masih sangat dominan dibandingkan kebutuhan siswa dalam belajar. RSU

Berita Terkait

Hadiri Hari Lahir Muslimat NU ke-78, Ini Harapan Pj Bupati Tulang Bawang 
Dandim 0424/ Tanggamus Lampung Resmi Tutup Karya Bakti TNI 2024 di Pekon Way Ilahan Pulau Panggung 
Posyandu Wijaya Kusuma Tulang Bawang Masuk Tiga Besar Lomba Posyandu Berprestasi, Selangkah Lagi Mewakili Lampung di Tingkat Nasional
Warga Semaka Tanggamus Lampung Korban Serangan Buaya Ditemukan Meninggal 
Warga Semaka Tanggamus Diduga Diserang Buaya, Satu Hilang dan Satu Luka
Pengelolaan Anggaran Publikasi DPRD Buruk Wartawan Sambangi Kantor Bupati Tanggamus Lampung 
Balita Tewas Tenggelam di Kanal Tambak Bumi Dipasena Abadi Lampung
Kepala Pekon Neglasari Pringsewu Lampung Bagikan Makanan Tambahan untuk Anak Stunting dan Ibu Hamil 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 21:35 WIB

Hadiri Hari Lahir Muslimat NU ke-78, Ini Harapan Pj Bupati Tulang Bawang 

Kamis, 4 Juli 2024 - 19:14 WIB

Dandim 0424/ Tanggamus Lampung Resmi Tutup Karya Bakti TNI 2024 di Pekon Way Ilahan Pulau Panggung 

Rabu, 26 Juni 2024 - 18:52 WIB

Posyandu Wijaya Kusuma Tulang Bawang Masuk Tiga Besar Lomba Posyandu Berprestasi, Selangkah Lagi Mewakili Lampung di Tingkat Nasional

Selasa, 25 Juni 2024 - 20:09 WIB

Warga Semaka Tanggamus Lampung Korban Serangan Buaya Ditemukan Meninggal 

Senin, 24 Juni 2024 - 20:41 WIB

Warga Semaka Tanggamus Diduga Diserang Buaya, Satu Hilang dan Satu Luka

Senin, 24 Juni 2024 - 19:58 WIB

Pengelolaan Anggaran Publikasi DPRD Buruk Wartawan Sambangi Kantor Bupati Tanggamus Lampung 

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:52 WIB

Balita Tewas Tenggelam di Kanal Tambak Bumi Dipasena Abadi Lampung

Sabtu, 15 Juni 2024 - 04:40 WIB

Kepala Pekon Neglasari Pringsewu Lampung Bagikan Makanan Tambahan untuk Anak Stunting dan Ibu Hamil 

Berita Terbaru