Siswa SMP YPPK Bawakan Koor Bernuansa Budaya di Gereja St Michael Intan Jaya

- Publisher

Selasa, 25 April 2023 - 18:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Umat setelah perayaan misa Jumad Agung di gereja St.Micahel Bilogai, Intan Jaya, Papua Tengah

Suasana Umat setelah perayaan misa Jumad Agung di gereja St.Micahel Bilogai, Intan Jaya, Papua Tengah

SUARA UTAMA, INTAN JAYA – Siswa – Siswi SMP YPPK Bilogai dan Bilai membawakan koor bernuansa budaya pada Perayaan Misa Minggu Paskah ke – III di Gereja St Micahel Biologi, Intan Jaya, Minggu, (23/04/2023).

Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Pastor Dekan Dekenat Moni_Puncak, P.Yanuarius Yance, W. Yogi, Pr. terlihat memiliki warna tersendiri dibandingkan misa biasa.

Dengan menggenakan pakaian dan lagu-lagu bernuansa budaya Papua Tengah, umat yang ikut dalam misa terlihat begitu semangat mengikuti prosesi misa.

Badan Penggurus Gereja Setempat (BPGS), Stevanus Sondegau dalam penggumumannya menyampaikan pujian kepada siswa-siswi dan guru yang telah menanggung lagu dan doa dengan cara khusus.

“Perayaan ini tidak seperti biasanya. Kita harus mempertahankan budaya, terutama anak sekolah sebagai generasi penerus,” ujar Stevanus menyambut tepuk tangan yang meriah dari seluruh umat.

Pastor Yanuarius Yogi, Pr berharap agar tetap dikembangkan dan dipertahankan sebagai pengembangan karakter.

BACA JUGA :  Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci

“Kegiatan seperti ini adalah bagian dari  program Penggurus Sekolah Wilayah (PSW) Intan Jaya di lingkungan YPPK di Kabupaten Intan Jaya,”kata Pastor Yance.

“Semua sekolah yayasan di bawah YPPK dapat melakukan kegiatan-kegiatan positif guna pengembangan karakter”,harap Yance yang juga adalah Ketua PSW YPPK Intan Jaya.

Tanggungan  misa dipandu langsung oleh para guru SMP YPPK Bilogai dan Bilai juga organis mengiringi lagu dalam perayaan koor oleh Adolpius Sondegau. Tanggungan kali ini mendapat pujian dari semua umat dan berharap agar dapat dipertahankan.

BACA JUGA :  Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Misa inkulturasi adalah suatu transformasi kebudayaan otentik yang dimiliki oleh umat dalam suatu ritus liturgi peribadatan umat Kristen Katolik.

Dengan misa semacam ini umat semakin mampu mencintai budaya asal dan  menghayati iman Katolik tanpa harus kehilangan identitasnya.

Misa inkulturatif yang dibawakan oleh siswa-siswa juga dipandang sebagai cara pembentukan karakter.

 

Berita Terkait

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:31 WIB

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/