Puisi Cinta Yang Terpenjara Gustaviana Mote

- Jurnalis

Minggu, 16 April 2023 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto kedua tangan di ikat dengan rantai besi

Ilustrasi foto kedua tangan di ikat dengan rantai besi

Suara Utama.id NabirePuisi dengan tema: Cinta Yang Terpenjara, Syair Gustaviana Mote, tema di minta ajukan dari Koteka Bobi, Puisi ini sangat menarik bagi pejalan.

 

Cinta Yang Terpenjara 

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Puisi Cinta Yang Terpenjara Gustaviana Mote Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hatiku bersemayam cinta yang
terpendam
namun tak bisa bebas berkembang,
tertindas dalam penindasan
seperti burung yang terkurung dalam
sangkar besi
cintaku juga terbelenggu, tak bisa meraih kebebasan.

BACA :  Nasib Mama-mama pasar Papua

 

Begitu indah cinta yang kurasakan dalam hati
namun terhalang oleh batasan dan
aturan yang kaku
kepada siapa aku bisa mengungkapkan
perasaan ini?
saat cintaku dipenjara dalam dinding-dinding kebijakan.

 

Terbelenggu oleh stereotip, prasangka, dan diskriminasi
cintaku harus merasakan penderitaan, kepedihan, dan penahanan
tidak adil bahwa cinta harus ditekan dan tercekik
oleh sistem yang membatasi,
menghalangi, dan memenjarakan.

BACA :  Puisi bahasa mee

 

Namun meski terpenjara, cintaku tetap
bertahan
tak pudar, tak redup, tetap membara dalam kegelapan
kami berjuang bersama, melawan penindasan yang ada
bersatu dalam cinta, berpegang teguh pada keyakinan.

 

Maka aku bersumpah, akan terus berjuang
untuk cinta yang hakiki, yang bebas dari penindasan
menghapuskan dinding-dinding yang membatasi
hingga cinta kita dapat bersinar bebas,
tanpa hambatan.

BACA :  Ibadah Gelar perayaan (HUT) Injil masuk di tanah Papua, persiapan kordinator Paniai timur Awepa

 

Cinta sejati tak bisa ditekan atau dibendung
meski dalam penindasan, cinta akan tetap menggelora
menghadapi tantangan, cinta akan menjadi pahlawan
menyemangati kita untuk berdiri, berjuang, dan bertahan.

 

Jangan biarkan cinta terpenjara dalam penindasan
marilah bersatu melawan batasan dan kezaliman
biarlah cinta kita merdeka dan terbebas dalam keindahan cinta yang hakiki dan abadi.

Berita Terkait

Pasraman Kilat Spesial Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun 2024
Ratusan Umat Hindu di Bandung Raya Saksikan Pertemuan Mengharukan 2 Orang Sulinggih Kebanggaan Warga Jawa Barat
Peringatan Hari Santri, SMK Marif 1 Semaka Raih Sejumlah Penghargaan
Siswi SMK Maarif 1 Semaka Juara 2 Semarak Bahasa dan Seni (SBS) Universitas Lampung
Toko Buku Indie di Jogja Yang AmoYatt kenal
BP3OKP-RI Kesin Barunya UP4B di Papua oleh Jakarta
Puisi Rindu Keadilan Dina Loren
HIDUP BAGAIKAN AIR TANPA WARNA PART 1
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 15:44 WIB

Pasraman Kilat Spesial Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun 2024

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:01 WIB

Ratusan Umat Hindu di Bandung Raya Saksikan Pertemuan Mengharukan 2 Orang Sulinggih Kebanggaan Warga Jawa Barat

Rabu, 18 Oktober 2023 - 17:25 WIB

Peringatan Hari Santri, SMK Marif 1 Semaka Raih Sejumlah Penghargaan

Senin, 9 Oktober 2023 - 11:58 WIB

Siswi SMK Maarif 1 Semaka Juara 2 Semarak Bahasa dan Seni (SBS) Universitas Lampung

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 19:53 WIB

Toko Buku Indie di Jogja Yang AmoYatt kenal

Rabu, 31 Mei 2023 - 09:28 WIB

BP3OKP-RI Kesin Barunya UP4B di Papua oleh Jakarta

Kamis, 18 Mei 2023 - 05:10 WIB

Puisi Rindu Keadilan Dina Loren

Selasa, 25 April 2023 - 07:54 WIB

HIDUP BAGAIKAN AIR TANPA WARNA PART 1

Berita Terbaru

Nafian Faiz (SUARA UTAMA.ID)

Artikel

Sidak Setelah Mudik Masih Efektifkah?

Rabu, 17 Apr 2024 - 12:00 WIB

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB