banner 728x250

Petugas LP Abe dalam Keadaan Mabuk Menganiaya Maksi Youw: LP Abe Sudah Menjadi Lembaga Penganiayaan

Ilustrasi Klinik Penganiayaan Memar Petugas LP Abe dalam Keadaan Mabuk Menganiaya Maksi Youw: LP Abe Sudah Menjadi Lembaga Penganiayaan Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
banner 120x600
223 Kali Dibaca

SUARA UTAMA, JAYAPURA – Salah satu Tahanan Politik Mahasiswa West Papua, Maksi Youw, pengibar Bintang Fajar (01 Desember 2021) lalu, dipukul oleh seorang Petugas Lembaga Pemasyarakatan Klas A1 Abepura (LP Abe), Jayapura, Kamis (29/07/2022) lapor wartawan perwakilan jayapura.

BACA JUGA : Pernyataan Sikap PRP Wilyah Jawa Timur Sekber Jember

Berikut Kronologi Singkat:

Kamis, 29 Juli 2022 di LP Abe, ruang isolasi sekitar pukul 18.00 -19.00 Waktu Papua Pelaku pemukul adalah petugas LP Abe dalam Keadaan Mabuk

Foto: Pamflet poster kesempatan bergabung menjadi Penulis dan Jurnalis di Media Suara Utama ID/Mas Andre Hariyanto
Foto: Pamflet poster kesempatan bergabung menjadi Penulis dan Jurnalis di Media Suara Utama ID/Mas Andre Hariyanto

Korban pemukulan tersebut adalah Maksi Youw, Tahanan Politik Mahasiswa West Papua Pengibar Bintang Fajar pada 01 Desember 2021 lalu.

Karena akibat Pemukulan tersebut menyebabkan pelipis mata bagian kanan Maksi Youw bengkak, dan bibir terluka.

Sekitar pukul, 18.00 – 19. 00, WP setelah ibadah, semua tahanan kembali ke sel masing-masing. Dan seorang petugas LP Abe dalam keadaan mabuk masuk ke selnya Maksi Youw dan Devio Tekege.

Petugas dalam keadaan mabuk itu dengan nada suara kasar, berkata:
Petugas: “Kamu ada isap-isap ganja toh …?”
Maksi: “sembarang saja. Kami tidak isap. Coba periksa baik. Kami ini baru selesai ibadah”.

Petugas yang dalam keadaan mabuk itu, langsung masuk ke dalam selnya Maksi Youw. Tanpa berkata-kata lagi, petugas itu langsung melakukan pemukulan terhadap Maksi Youw.

Beberapa Catatan:

1. Mahasiswa Tahanan Politik West Papua di LP Abe sudah, telah dan sedang mengalami beberapa kali penganiayaan secara psikis dan fisik dari pihak LP Abepura.

2. Penganiayaan ini membuktikan bahwa ada yang “kurang beres” dengan LP Abe. Lebih luasnya tidak beres Hukum di NKRI.

3. LP Abe bukan lagi sebagai Lembaga Pemasyarakatan tetapi sudah berubah menjadi Lembaga Penganiayaan. Warga LP Abe seharusnya dibina. Tetapi nyatanya petugas LP malahan melakukan tindakan penganiayaan.

4. Sampai saat ini, warga LP Abe masih mengeluh untuk kunjungan dari keluarga san handai taulan. Karena LP Abe masih menutup waktu kunjungan dengan alasan tidak jelas.

Pelapor
Chris Dogopia

banner 468x60
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90